|
Nasional
Panglima TNI Sesalkan Bom di Kedubes Australia
Kamis, 09 September 2004 | 22:34 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan penyesalannya atas terjadinya pengeboman di Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Jakarta. Dia berharap, kejadian seperti itu adalah yang terakhir.
Endriartono menyampaikan hal itu di Makassar, usai menghadiri pemakaman sesepuh TNI, mantan Menhankam/Pangab, Jenderal Jusuf, Kamis (9/9). Menurutnya, pada akhirnya dalam kasus seperti itu yang menjadi korban adalah orang-orang yang tidak tahu menahu dan orang-orang yang tidak berdosa.
Endriartono menolak berkomentar banyak soal kejadian itu. Sebab, menurutnya, hal itu merupakan kewenangan polisi. "Itu wilayah kewenangan kepolisian. Jadi saya tentunya tidak akan mengomentari masalah tersebut," jelas dia. Menurutnya, biarkan proses hukum berjalan sembari mempersilakan pihak kepolisian melihat kasus itu.
Ditanya soal upaya intelijen TNI dalam melakukan identifikasi kasus ini, Endriartono mengatakan, pihaknya tidak punya kewajiban dan tanggung jawab untuk itu. Tetapi yang pasti, kata dia, pihaknya akan selalu berkoordinasi dan memberikan masukan ke aparat kepolisian.
Irmawati - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|