|
Sulawesi Tengah
Presiden Resmikan Belasan Proyek di Sulteng
Selasa, 07 September 2004 | 19:44 WIB
TEMPO Interaktif, Palu:Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikan belasan proyek bernilai ratusan miliar rupiah dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (7/9). Peresmian secara simbolik dilakukan di kawasan pengunungan Kawatuna, Palu Timur.
Gubernur Sulawesi Tengah Aminuddin Ponulele melaporkan total nilai proyek yang diresmikan oleh Presiden Megawati masing-masing untuk Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) sebesar Rp 200.954.383.000.
Dana tersebut, kata Gubernur, untuk pembangunan sejumlah sarana air bersih, rehabilitasi prasarana sumber daya air, daerah irigasi Karaopa, Kabupaten Morowali, untuk mengairi irigasi seluas 2.340 hektare, pembangunan/pemeliharaan prasarana jalan raya dan jembatan meliputi ruas Taripa-Tomata 22,55 kilometer, Tolitoli-Lingadan 12,30 kilometer dan Poso-Tentena 19,25 kilometer.
Selain itu untuk membiayai program pemulihan pengungsi pasca kerusuhan Poso, masing-masing untuk pembangunan 8.532 rumah tinggal sementara (RTS), 147 barak pengungsi dan keamanan, MCK, rahabilitasi saranan pendidikan, masjid, gereja, pasar dan prasarana lingkungan lainnya
di Poso.
Menurut Gubernur Ponulele, masih ada lagi sejumlah proyek yang segera dilaksanakan dalam tahun ini senilai Rp 64,7 miliar lebih. Proyek itu antara lain membangun ruas jalan dan jembatan menghubungkan beberapa daerah di Kabupaten Buol, jaringan irigasi untuk mengairi 1.300 hektare sawah di Bella Kumpi, Kabupaten Banggai.
Selain itu, dari dana tersebut juga dipakai untuk membangun 1.096 rumah sehat sederhana (RHS) dalam rangka mendukung program nasional sejuta rumah. Dari jumlah tersebut, untuk tahap awal kini sedang dibangun 372 unit RHS yang merupakan kerja sama Pemprov Sulteng dan Perum Perumnas yang lokasinya dipusatkan di Perumahan Bukit Kawatuna Palu pada areal seluas 24 hektare.
Total seluruh proyek yang diresmikan Presiden Megawati berjumlah Rp 265,6 miliar lebih. Pembiayaan proyek tersebut, di antaranya berasal dari hibah Pemerintah Jepang dan APBN 2003-2004.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan akad kredit usaha mikro tanpa agunan antara pengusaha kecil dan Bank Mandiri serta penyerahan beasiswa bagi 20 siswa berprestasi tingkat SD, SLTP, SLTA dan perguruan tinggi di Sulteng.
Presiden pada kesempatan itu menyerahkan bantuan langsung masyarakat untuk program pengembangan
kecamatan (PPK) di 9 kabupaten dan 23 kecamatan di Sulteng senilai Rp 16,5 miliar.
Sebelum meninggalkan Kota Palu, Presiden bersama rombongan melakukan ziarah di makam pendiri Perguruan Al-Khaeraat, KH Salim Al-Jufrie. Selanjuntya Presiden membuka Rapat kerja Nasional (Rakernas) Perguruan Islam terbesar di kawasan timur Indonesia.
Darlis - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|