|
Sulawesi Tengah
Tiga Orang Korban KM Amami Ditemukan
Jum'at, 23 Juli 2004 | 16:30 WIB
TEMPO Interaktif, Kendari:Tiga orang korban KM Amami yang tenggelam tanggal 17 Juli lalu berhasil ditemukan tim gabungan SAR dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari. Saat ditemukan, ketiga korban dalam kondisi kepayahan akibat kelaparan dan kehausan setelah enam hari terombang-ambing di laut.
Ketiga korban yang ditemukan itu yakni Aris Triono
(Nahkoda), Yakob (kelasi) serta Harto (penumpang).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan tim SAR, ketiga korban pada tanggal 20 Juli 2004 terlebih dahulu ditolong oleh kapal nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar perairan laut Banda tak jauh dari Kepulauan Banggai dan Pulau Menui di Sulawesi Tengah.
Oleh para nelayan, ketiga korban yang saat ditemukan
menggunakan kapal sekoci KM Amami tanpa bekal apapun
kemudian diantar ke kantor SAR Kendari. Di tengah
perjalanan, mereka bertemu dengan kapal milik SAR yang
sedang melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya
KM Amami.
"Ketiga korban kemudian kami pindahkan ke kapal SAR dan
selanjutnya dibawa ke Kendari dan tiba di sini kemarin
sore," kata Kepala SAR Kendari Rocky Asikin kepada Tempo News Room di Kendari, Jumat (23/7).
Menurut Rocky, saat ditemukan oleh kapal nelayan, posisi
ketiga korban berada pada 03 derajat 42 menit 00 detik
Lintang Selatan dan 123 derajat 51 menit 50 detik Bujur
Timur. Berarti, arus laut yang kuat menyeret ketiga korban hingga sekitar 60 mil dari lokasi tenggelamnya KM Amami.
Dengan ditemukannya ketiga orang itu, berarti sudah lima
korban KM Amami yang berhasil diselamatkan. Dua sebelumnya yakni Muhammad Hadi, 26 tahun, (Masinis I) dan Thamrin, 37 tahun, (Kelasi). Keduanya ditolong KM Ciremai yang kebetulan sedang dalam pelayaran menuju pelabuhan Ambon.
11 korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan
masing-masing, Alim Munandar (Mualim I), Suhadi (Mualim
II), Sunadji (KKM), M. Syafruddin (Masinis II), Sodik
(Juru mudi), Muhammad Ali (Bosum), Subagyo (Oiler), Jari
(Oiler), Ade (kelasi), Masnuh (kelasi) dan satu penumpang yang tak diketahui identitasnya.
Dedy Kurniawan - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|