Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tenggara

Kapolri Kunjungi Korban Penembakan Gereja Effatha
Senin, 19 Juli 2004 | 17:47 WIB

TEMPO Interaktif, Kendari:Kapolri Jenderal Polisi Dai Bachriar, Senin (19/7) mengunjungi Kota Palu guna melihat langsung korban penembakan di Gereja Effatha Minggu (18/7) kemarin.

Kapolri didampingi Kepala Badan Reserse Kriminal Komjen Suyitno Landung, Deputi Operasi Mabes Polri Irjen Didi Widayadi dan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Irjen Paiman tiba di Bandara Mutiara Palu Senin (19/7) sekitar pukul 10.45 Wita langsung menuju ke gereja tempat kejadian perkara di Jalan Banteng Palu Selatan dan bertemu dengan beberapa saksi yang mengetahui persis peristiwa penembakan itu.

Kapolri juga mengunjungi kediaman Pendeta Susianty
Tinolele (29) di Jalan Lembu Nomor 27 Palu Selatan,
selanjutnya mengunjungi empat korban luka-luka
lainnya, yang sedang dirawat di Rumah Sakit Budi
Agung dan Rumah Sakit Bala Keselamatan Palu.

Empat korban luka-luka itu adalah Desriyanti (18)
yang kena tembak di bagian pelipis kiri tembus ke
mata, Farid Melingko (15) kena tembak di bagian
pinggul kiri tembus perut, Kris Medianto (18) kena
tembak di kaki kiri dan Kristianti Ampu (15) kena
tembak di paha bagian kiri tembus ke bagian depan.
Dalam kunjungan itu Kapolri memberikan bantuan kepada
kepada keluarga korban.

Kapolri Jenderal (Pol) Da'i Bachtiar menegaskan,
pihaknya akan menambah kekuatan pasukan ke Polda
Sulteng, untuk ikut membantu mengungkap pelaku
penembakan di Gereja Effatha Palu yang terjadi sekitar
pukul 19.30 Wita, Minggu (18/7) lalu.

Kapolri tidak menyebut jumlah kekuatan yang akan
dikirim ke Polda Sulawesi Tenggara itu, namun yang pasti bahwa tim intelejen dan Reskrim Mabes Polri akan segera
dikirim ke Palu.

Kapolri menambahkan, pihaknya kini sedang menyelidiki
kasus penembakan ini dengan mengaitkan kasus
penembakan sebelumnya. "Kita akan cocokkan barang
bukti apakah ada kesamaan antara selongsong peluru
yang dipakai saat penembakan Jaksa Ferry Silalahi Mei
2003 lalu" katanya. Seraya menambahkan akan mengaitkan
kasus penembakan ini dengan pembunuhan yang terjadi
di Poso belakangan ini.

Darlis ? Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pendeta Tewas Ditembak
Dua Anggota Kopasus Dipecat
Polisi Tetapkan Dua Motif Pembantaian Caleg Bondowoso
Tim Mega: Pembunuhan Caleg PDIP Bermuatan Politik
Polisi Periksa Enam Saksi Pembunuhan Caleg PDIP
Caleg PDIP dan Keluarganya Tewas Dibantai
Anggota OPM Didakwa Terlibat Penembakan Timika
Kondisi Air Sungai Bekasi Bagus
Kajari Serang Bantah Makan Dana Penangguhan Tahanan
Komplek Yadika Masih Dijaga Ketat Brimob
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data