Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Utara

Gunung Awu Status Waspada
Rabu, 19 Mei 2004 | 13:52 WIB

TEMPO Interaktif, Manado:Gunung Awu di Pulau Sangihe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara berubah status dari normal aktif menjadi waspada. "Kegiatan Gunung Awu ada peningkatan, sekarang status waspada," kata Kepala Seksi Sub Direktorat Pengamatan Gunung Api Sulawesi dan Maluku, Saut Simatupang, Rabu (19/5).

Menurut Saut, masih terjadi gempa permukaan di sekitar Gunung Awu. Gunung setinggi 1.320 meter ini terakhir kali meletus tahun 1992 lalu. Tapi, itu masih letusan kecil. Selain Awu, gunung api di Sulawesi Utara yang berstatus waspada adalah Gunung Lokon dan Karangetang.

Saut bersama tim pengamat gunung api saat ini berada di Pos Gunung Lokon, Kotamadya Tomohon. Bila ada pesawat yang akan ke Tahuna, ibu kota Kabupaten Sangihe, tim ini akan berangkat Kamis (20/5). Kalau tak ada pesawat ke Tahuna, tim pengamat gunung api akan ke Tahuna malam ini dengan menggunakan kapal laut.

Peningkatan aktivitas Gunung Awu mulai terjadi sejak Minggu (16/5). Rabu dini hari mulai terjadi letusan kecil dengan mengeluarkan asap tebal. Percikan api juga mulai terlihat dari kawah gunung.

Sekitar pukul 01.00 dini hari aparat pemerintah desa dan kecamatan di Tabukan Utara telah mengumumkan kepada warga yang berada di dekat kaki Gunung Awu untuk siaga. Sebagian warga mulai mengemas barang-barang dan mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama ke bagian selatan. "Sudah banyak warga yang mengungsi," kata Barlin Sumendap, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mala, Tabukan Utara, ketika dihugungi Tempo News Room.

Hingga Rabu siang hembusan asap tebal masih terus keluar dari kawah Gunung Awu.

Verrianto Madjowa - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gunung Sirung di Alor Dalam Status Waspada
Angin Puyuh Hancurkan Puluhan Rumah di Batam
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
Kota Mataram Diguncang Gempa
Korban Bahorok Nyaris Kehabisan Stok Pangan
Garut Longsor, Dua Orang Meninggal Dunia
Kerugian Akibat Longsor Bawakaraeng Rp 22 Miliar
Ciputat Dilanda Badai dan Hujan Es
Angin Puting Beliung Menerjang Puluhan Rumah
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data