|
Makassar
Jusuf Manggabarani Pimpin Penyisiran Jalan Terblokir
Senin, 03 Mei 2004 | 17:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Inspektur Jenderal Jusuf Manggabarani, Kepala Polda Sulawesi Selatan yang ditarik dari jabatannya menyusul kasus UMI (Universitas Muslim Indonesia), memimpin langsung penyisiran jalan-jalan yang ditutup mahasiswa, Senin (3/5).
Sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi mengecam aparat keamanan atas insiden kekerasan di UMI memang memblokir ruas jalan di depan kampus masing-masing dan membakar ban-ban bekas.
Penyisiran itu dilakukan Manggabarani usai bertemu Kepala Polri, Jenderal Da'i Bachtiar yang transit di Bandara Hasanuddin sebelum bertolak ke Ambon. Beberapa lokasi jalan terblokir yang dibuka Manggabarani, yakni Jl AP Pettarani depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl Andi Tonro, dan STIEM Bongaya, Jl A Mappoudang.
Saat akan menyingkirkan ban-ban bekas dan halang rintang di ruas jalan-jalan itu, sejumlah mahasiswa sempat menolak. Namun, setelah Manggabarani berdialog dengan mahasiswa, akhirnya jalan-jalan itu berhasil dibuka buka kembali. "Kita mengharapkan mahasiswa bersedia membuka jalan sehingga tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan yang lain," katanya.
Manggabarani juga mengungkapkan, telah mendatangkan 3 SSK (satuan setingkat kompi) Brimob dari tiga kabupaten untuk melakukan penyisiran jalan-jalan yang diblokir mahasiswa. Brimob tersebut didatangkan dari Kabupaten Bone, Kota Palopo dan Parepare.
Saat berada di Bandara Hasanuddin, Kapolri Da'i Bachtiar telah meminta mahasiswa untuk membuka jalan karena mengganggu kepentingan umum. Usai melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran Polda Sulsel, Da'i juga kembali menyesalkan insiden kekerasan yang dilakukan polisi di kampus UMI.
Soal pergantian Kapolda Sulsel, Da'i tidak berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan, pergantian dalam tuibuh Polri merupakan hal biasa. Hal tersebut, katanya, merupakan tanggung jawab dan konsekuensi yang harus dipikul seorang polisi.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR, Teras Narang, mengaku menemukan sebuah peluru tajam jenis AK dalam peninjauannya ke kampus UMI, Senin (3/5). Dalam rombongan Teras, tampak anggota DPR lainnya, seperti Idrus Marham, dan Fery Mursidan Baldan. Teras mengatakan, kasus UMI akan dibahas DPR dalam rapat koordinasi dengan Kepala Polri, Rabu (5/5) mendatang.
Irmawati – Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|