Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Makassar

Kapolda Sulawesi Selatan Terima Pemberhentiannya
Minggu, 02 Mei 2004 | 23:43 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar: Inspektur Jenderal Jusuf Manggabarani menyatakan menerima dengan lapang pemberhentian dirinya dari jabatannya sebagai Kepala Polda Sulsel. Sebagai seorang laki-laki, katanya, tidak ada yang perlu disesali dari keputusan itu, apalagi ditangisi. Sebab, itu masalah tanggungjawab.

Penegasan itu disampaikan Manggabarni kepada wartawan, Minggu (2/5) malam, di rumah jabatan Kepala Polda Sulsel. Selanjutnya, Kepala Polda Sulsel akan dijabat Inspektur Jenderal Saleh Saaf. "Tanggungjawab soal keamanan di Sulawesi Selatan kan saya. Jadi, bila memang ada masalah, saya selaku pimpinan memang harus siap bertanggung jawab," katanya.

Manggabarani menjelaskan hal itu sebelum melakukan rapat dengan para petinggi Polda di Sulsel. Saat itu, dia didampingi istrinya, adiknya, menantunya, dan beberapa keluarga, dan koleganya.

Ia mengatakan, sebagai patriot, ia mesti patuh dan loyal kepada siapa pun atasannya. Demikian pula ia harus loyal kepada anak buahnya. Oleh karena itu, menurutnya, tindakan anak buah di lapangan tidak lepas dari tanggungjawabnya.

Dalam kesempatan itu, Manggabarani juga menyampaikan permintaan maaf kepada mahasiswa. Ia juga mengutarakan, biaya pengobatan mahasiswa korban bentrokan akan ditanggung pihak kepolisian. "Kami katakan bahwa itu adalah kesalahan prosedur anak buah kami di lapangan. Dan yakinlah kami akan mengambil langkah-langkah yang tegas terhadap petugas yang melanggar," kata dia.

Menurutnya, insiden tersebut tidak hanya merugikan kalangan mahasiswa, tapi juga sesungguhnya merugikan nama baik dan nama besar institusi Kepolisian Negara RI. Ia sendiri menyatakan, paling keberatan terhadap tindakan yang dilakukan sebagian aparat polisi yang menyalahi prosedur di lapangan.

Irmawati - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Cak Nur: Polisi Harus Lakukan Restrukturisasi
Solidaritas Kasus UMI Berlangsung di Solo
Gus Dur Kutuk Kekerasan Polisi di Kampus UMI
Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI
Mahasiswa Sulsel Kutuk Penyerbuan ke Kampus UMI
Aliansi Mei Tuntut Pengusutan Penyerbu Kampus UMI
Mahasiswa dengan Polisi Bentrok
42 Pendukung Ba'asyir Ditangkap Polisi
Kampanye PDIP di Yogyarta Rusuh
Puluhan Warga Terluka Menuntut Bupati Kampar Turun
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data