Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Poso

Polisi Buru Penembak Misterius Poso
29 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Poso: Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, sejak Minggu (38/3), memburu penembak misterius yang beraksi di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota. Akibat penembakan di daerah itu, 27 Maret lalu, sekitar pukul 17.30 Wita, Jhon Cristian Tanalida, warga Kelurahan Kawua, tewas diterjang peluru.

Juru Bicara Polda Sulteng, AKBP Agus Sugianto, kepada Tempo News Room, Senin (29/3), mengatakan, Polda Sulteng akan mengerahkan semua kemampuannya untuk menangkap hidup
atau mati penembak misterius di kabupaten Poso. Pengungkapan kasus ini dinilai penting karena tiga bulan belakangan ini Poso makin mendekati normal dan warga Poso secara pelan sudah makin sadar akan pentingnya rasa aman di wilayahnya.

Pemburuan terhadap pelaku penembak misterius tersebut, kata Sugianto, sebagai jawaban pihak Polda terhadap jaminan keamanan warga Poso. Ia tak mau berspekulasi, penembakan misterius tersebut merupakan bagian dari gangguan langsung pelaksanaan Pemilu di kabupaten bekas konflik tersebut. "Belum bisa disimpulkan kasus itu merupakan penggagalan Pemilu di Poso," Katanya.

Pihak Polda Sulteng mengharap agar warga Poso tak terpancing dengan kasus penembakan ini. Polda juga meminta agar persoalan ini diserahkan ke pihaknya untuk mengusut tuntas.

Jhon, 37 tahun, tewas di kebunnya saat mau mengambil air nira (saguer, bahasa Poso) dari pohon Enau. Jarak antara kebunnya dengan kota Poso dua kilometer. Kejadiannya diperkirakan pukul 17.30 Wita. Korban tewas setelah kena timah panas dibagian punggung tembus ke dada.

Sugianto melanjutkan, adik korban, Nyong Tanalida, 27 tahun, yang bersebelahan kebun pertama kali mendengar letusan senjata. Mendengar suara tembakan berasal dari kebun kakaknya, Nyong langsung lari ketakutan menuju rumah korban menemui istri Jhon. Nyong menanyakan keberadaan kakaknya. Istri korban menjawab dia sedang di kebun. Nyong lalu melapor ke ketua RT setempat. Bersama ketua RT dan warga lainnya berangkat menuju kebun korban. Karena hari sudah gelap warga lalu memutuskan menghentikan pencarian tersebut.

Keluarga korban selanjutnya melapor ke Polsek Poso Kota dan seterusnya disampaikan ke Polres Poso. Pukul 21.00 Wita, Kapolres Poso, AKBP Abdi Darma dibawah guyuran hujan melakukan penyisiran. Sekitar satu jam kemudian korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Malam itu juga korban dibawa ke rumah sakit Poso untuk diotopsi.

Sementara itu, diperbatasan antara kabupaten Poso dan kabupaten Parigimoutong, tepatnya di desa Meliali, Sabtu (27/3) malam, ditemukan bom aktif di depan sebuah geraja di desa tersebut. Bom yang disimpan dalam tas berjenis low eksplosif. Pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga desa yang terkenal karena kayu ebony masih banyak tumbuh. Ia curiga karena benda yang dibungkus tas warna hitam itu diletakkan di depan pintu gereja.

Sumber di Polres Poso mengatakan, malam itu juga bom yang berukuran 40 x 20 cm itu diledakkan oleh tim Jihandak Brimob Palu yang di BKO di Polres Poso dengan cara disposal (diledakkan dalam tabung).

Darlis Muhamad - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita sulawesi Lainnya

Pembela Terdakwa Penyerang Desa Beteleme Tolak Kesaksian
(Rabu, 28/04/2004 | 14:49 WIB)
Ambon Mereda
(Rabu, 28/04/2004 | 14:22 WIB)
Ketegangan di Ambon Meluas
(Rabu, 28/04/2004 | 12:17 WIB)
Gubernur Minta Status Padi Cina Tidak Dipersoalkan
(Selasa, 27/04/2004 | 16:01 WIB)
Selama 3 Bulan Aparat di Poso Sita 168 Bom
(Selasa, 27/04/2004 | 14:58 WIB)
Grup Artha Graha Menanam Padi Ilegal?
(Senin, 26/04/2004 | 17:46 WIB)
Polisi Tahan Delapan Warga Filipina
(Senin, 26/04/2004 | 14:58 WIB)
Ribuan Mahasiswa Makassar Tuntut Peradilan HAM
(Sabtu, 24/04/2004 | 14:50 WIB)
Lagi, Kadishut Muna Kabur dari Sel Rutan
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:51 WIB)
Akibat Penggeledahan Warga Poso Resah
(Rabu, 21/04/2004 | 14:00 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data