Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tengah

Aparat Temukan Puluhan Bom Rakitan dan Amunisi
20 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Poso: Aparat keamanan dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas di kabupaten bekas konflik Poso, provinsi Sulawesi Tengah, Selasa dini hari (20/1) sekitar pukul 3.00 WITA menemukan 27 bom rakitan di dusun Ratulene Tabalu, kecamatan Poso Pesisir. Selain itu mereka juga menemukan 3 senjata api (Senpi) rakitan dan 17 pelor. "Senjata-senjata itu ditemukan di kebun coklat milik warga," kata juru bicara Polda Sulteng, Ajun Komisari Besar Polisi Agus Sugianto mengatakan kepada Tempo News Room di ruang kerjanya, Selasa (20/1).

Selain itu, aparat juga menemukan 2 pucuk senjata api laras pendek berjenis FN, 17 pelor
berkaliber 55,6 di desa Tabalu, masih di wilayah kecamatan Poso pesisir. Benda tersebut juga ditemukan di kebun coklat warga.

Sehari sebelumnya, Senin (19/1) aparat Poso menemukan puluhan detonator (alat bom), kontainer
untuk bom, peralatan las yang tersimpan dalam karung. Benda itu ditemukan di desa Betania, kecamatan Poso pesisir.

Agus mengemukanan penemuan bom dan senpi tersebut, berkat laporan dari masyarakat setempat. "Ini membuktikan warga Poso mulai percaya pada kerja-kerja Polisi," katanya. Semua temuan itu kini diamankan di markas Kodim Poso.

Darlis - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Bom Kembali Meledak di Poso
Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Konflik Poso-Morowali
Yudhoyono: Ada yang Ingin Gagalkan Perdamaian di Poso
Lagi, Bantuan Polisi Dikirim Untuk Poso
Dua Terbunuh Dalam Kerusuhan Poso

 
Berita sulawesi Lainnya

Pembela Terdakwa Penyerang Desa Beteleme Tolak Kesaksian
(Rabu, 28/04/2004 | 14:49 WIB)
Ambon Mereda
(Rabu, 28/04/2004 | 14:22 WIB)
Ketegangan di Ambon Meluas
(Rabu, 28/04/2004 | 12:17 WIB)
Gubernur Minta Status Padi Cina Tidak Dipersoalkan
(Selasa, 27/04/2004 | 16:01 WIB)
Selama 3 Bulan Aparat di Poso Sita 168 Bom
(Selasa, 27/04/2004 | 14:58 WIB)
Grup Artha Graha Menanam Padi Ilegal?
(Senin, 26/04/2004 | 17:46 WIB)
Polisi Tahan Delapan Warga Filipina
(Senin, 26/04/2004 | 14:58 WIB)
Ribuan Mahasiswa Makassar Tuntut Peradilan HAM
(Sabtu, 24/04/2004 | 14:50 WIB)
Lagi, Kadishut Muna Kabur dari Sel Rutan
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:51 WIB)
Akibat Penggeledahan Warga Poso Resah
(Rabu, 21/04/2004 | 14:00 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data