|
Kendari
Dua Penumpang Kapal Sinar Akaba Ditemukan
22 November 2003
TEMPO Interaktif, Kendari: Dua penumpang KMP Sinar Akaba yang sebelumnya dilaporkan hilang, berhasil ditemukan oleh nelayan. Keduanya adalah penumpang Kapal Sinar yang bertabrakan dengan KMP Adidas, Jumat (21/11).
Kedua penumpang ditemukan adalah La Kana, 21 tahun, dan La Dudu, 20 rahun, Saat ditemukan, keduanya sudah berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi semula tabrakan. Untuk sementara, mereka masih berada di Pelabuhan Uewoi, di Pulau Wawonii.
Menurut Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Operasi SAR Kendari, Bambang Sugianto, saat ditemukan, kedua nelayan itu berada dalam kondisi lemah karena terapung-terapung laut selama kurang lebih 14 jam dengan hanya berpegangan pada dua bilah papan dan satu jerigen. "Tapi kondisi keduanya secara umum terbilang masih
normal," katanya kepada Tempo News Room di Kendari, Sabtu (22/11).
Walau tidak parah, di tubuh kedua orang itu juga ditemukan sejumlah luka kecil. Diduga luka-luka
itu akibat hantaman bilah papan atau benda keras lainnya saat kapal yang ditumpanginya ditabrak
Kapal Adidas.
Laporan yang diperoleh dari Polsek Wawonii menyebutkan, kapal penangkap ikan Adidas itu dikendalikan Beddu, 40 tahun, bersama enam orang ABK-nya. Beddu sendiri saat ini sudah ditahan di Polsek Wawonii guna dimintai keterangan. KMP Adidas sendiri saat ini masih berada di pulau Cempedak setelah sehari sebelumnya diupayakan ditarik menuju pelabuhan Kendari.
Sebab-sebab terjadinya tabrakan sampai saat ini masih diselidiki. Kepala SAR Kendari Roki Asikin menduga, kemungkinan besar juru mudi kedua kapal itu mengantuk sehingga tak sadar kalau kapal mereka sudah saling berhadapan. "Mungkin lantaran ombak laut Banda tenang sehingga juru mudi kedua kapal itu lengah," katanya.
Dua kapal pengangkut sembako dan warga yang hendak mudik berlebaran itu bertabrakan di sekitar perairan Pulau Hari, Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara atau sekitar 25 mil arah Tenggara pelabuhan Kendari. Akibatnya, KMP Sinar Akaba tenggelam. Tabrakan terjadi Jumat, sekitar pukul 01.00 Wita.
Data kantor SAR Kendari menyebutkan, dari 40 penumpang KMP Sinar Akaba, satu diantaranya yang bernama
Marsiani, 15 tahun, tewas karena mengalami luka parah di bagian kepalanya. Satu korban lagi bernama Tia, 20
tahun, saat ini berada dalam kondisi kritis karena hampir di sekujur tubuhnya terdapat luka menganga.
Dedy Kurniawan - Tempo News Room
|