Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Tengah

Bom Meledak di Tentena
11 November 2003

TEMPO Interaktif, Poso:Sebuah bom rakitan jenis low explosive meledak di Kota Tentena, Selasa siang (11/11) ibu kota Kecamatan Pamona Utara, wilayah basis pengungsi Kristen Poso.

Bom tersebut meledak di kantor agen Perusahaan Otobus (PO) Bus Omega yang melayani penumpang jurusan Palu- Tentena. Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun ledakan yang terdengar hingga radius 200 meter tersebut sempat membuat panik warga di sekitarnya dan merusak ruang tamu kantor agen pengangkutan PO Bus Omega. Selain itu bom tersebut meluluhlantakkan sebuah ruangan yang kini dijadikan garasi mobil.

Seorang saksi mata bernama Noldy menyatakan kantor agen PO Omega dengan rumahnya berjarak 70 meter. Saat itu ia sedang siap pergi ke kantornya. Namun sebelum ia pergi bom sudah meledak duluan. "Bunyinya keras sekali, kami terpaksa tiarap dalam rumah" katanya.

Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, bom itu bermula ketika Senin malam mobil bus milik PO Bus Omega baru saja tiba dari Kota Palu. Saat tiba di agen pengangkutan itu, satu per satu penumpang turun. Namun rupanya, ada sebuah tas yang ditinggalkan pemiliknya.

Karena tidak diketahui siapa pemiliknya, sopir bus tadi kemudian menitipkan barang tersebut di agen tersebut. Keesokan harinya sekitar pukul 10.00 WITA, salah seorang karyawan PO Bus Omega memindahkan barang tadi ke samping kantor agen bus tersebut.

Sekitar 45 menit kemudian, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang bersumber dari barang tadi. Tak pelak lagi, warga di sekitarnya menjadi panik dan ketakutan. Beberapa di antaranya langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Kapolres Poso Ajun Komisaris Besar Polisi Abdi Dharma yang dikonfirmasi berkaitan dengan ledakan bom itu membenarkan kejadian tersebut. Namun ledakan itu, kata Kapolres, tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan berarti.

Saat ini, kata Abdi, pihaknya tengah menyelidiki dan mengejar siapa pemilik tas yang berisi bom rakitan itu. "Pemilik tas itu saat ini dalam penyelidikan aparat kami," ujarnya.

Darlis Muhamad - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Terdakwa Bom Santa Anna Kenal Imam Samudera
Terdakwa Bom Santa Anna Baru Dapat Pengacara Siang Ini
Imam Samudera Akan Jadi Saksi Sidang Bom Santa Anna
Polisi Masih Memburu Anggota Kelompok Sukoharjo
Bom Molotov Meledak di Subang

 
Berita sulawesi Lainnya

Pembela Terdakwa Penyerang Desa Beteleme Tolak Kesaksian
(Rabu, 28/04/2004 | 14:49 WIB)
Ambon Mereda
(Rabu, 28/04/2004 | 14:22 WIB)
Ketegangan di Ambon Meluas
(Rabu, 28/04/2004 | 12:17 WIB)
Gubernur Minta Status Padi Cina Tidak Dipersoalkan
(Selasa, 27/04/2004 | 16:01 WIB)
Selama 3 Bulan Aparat di Poso Sita 168 Bom
(Selasa, 27/04/2004 | 14:58 WIB)
Grup Artha Graha Menanam Padi Ilegal?
(Senin, 26/04/2004 | 17:46 WIB)
Polisi Tahan Delapan Warga Filipina
(Senin, 26/04/2004 | 14:58 WIB)
Ribuan Mahasiswa Makassar Tuntut Peradilan HAM
(Sabtu, 24/04/2004 | 14:50 WIB)
Lagi, Kadishut Muna Kabur dari Sel Rutan
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:51 WIB)
Akibat Penggeledahan Warga Poso Resah
(Rabu, 21/04/2004 | 14:00 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data