|
Sulawesi Tengah
Korban Tewas Brimob Palu Bertambah Satu
08 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah hampir satu bulan dirawat di rumah sakit Makassar, akhirnya Bharada Suhardiman menyusul empat rekannya yang tewas ditangan seniornya. Bharada Suhardiman, 20 tahun, meninggal karena penyempitan pembuluh darah dibagian tulang belakang. Dengan demikian, anggota Brigade Mobil Sulawesi Tengah yang tewas akibat mengikuti acara ritual penerimaan anggota baru, berjumlah lima orang yakni, Bharada Johanis Tulas, Bharada Deny Karya Yanis, Bharada Sutaji Takasihae dan Bharada Suhardiman.
Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Sugianto membenarkan Suhardiman telah meninggal di rumah sakit Makassar. Dia meninggal 27 September lalu. Namun pihak Polda Sulteng baru mengetahui Selasa malam (7/10), ketika keluarga korban menanyakan uang santunan. "Saya kaget saat menerima telepon dari keluarga korban menanyakan uang duka," katanya.
Untuk memastikan penyebab kematian Suhardiman, pihak Polda Sulteng hari ini Rabu (8/10) telah mengutus utusan, yaitu Komisaris Polisi Masru Tubo dan dr. Haris ke Makassar.
Agus bercerita, sebenarnya pada 9 September 2003, Suhardiman telah kembali ke markas komando Brimob Sulteng di Mamboro. Tapi, seminggu kemudian dia masuk rumah sakit karena mengeluh sakit dibagian belakang. Lalu, Suhardiman dipindah ke rumah sakit di Makassar.
Sementara itu, empat tersangka penganiayaan tiga anggota Brimob yang tewas, dalam pekan ini berkasnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Palu. Sedangkan tujuh tersangka lainnya, berkas penyidikannya sudah mendekati final. "Paling lambat Sabtu ini berkas empat tersangka penganiayaan anggota Brimob sudah dilimpahkan ke Kejaksaan," katanya.
Darlis - Tempo News Room
|