Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Jenasah Tiga Anggota Brimob Tiba di Sangihe
04 September 2003

TEMPO Interaktif, Manado:Jenazah tiga anggota Brimob asal Sangihe telah diberangkatkan ke rumah keluarga di Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (4/9). Korban masing-masing Bharada Sutaji Satmoko Takasihaeng, Bharada Danny Karya Janis dan Bharada Yonex Tulas.

Ketiganya adalah korban tewas saat kesatuan Brimob Palu menggelar acara penerimaan anggota baru yang didahului latihan fisik, Senin (1/9). Selain ketiganya, ada satu korban lagi tewas dan empat lainnya dalam kondisi kritis. Kapolri mengirim tim ke sana untuk mengusut kasus ini.

Pemerintah Kabupaten Sangihe meminta kematian tiga warganya itu diusut tuntas. "Kita meminta ada penjelasan resmi mengapa sampai terjadi kematian atas tiga putra Sangihe ini," kata Wakil Bupati Sangihe Winsulangi Salindeho ketika dihubungi Tempo News Room.

Menurut Salindeho, keluarga korban dan masyarakat Sangihe telah mendatangi Pemerintah Kabupaten dan DPRD Sangihe, Kamis siang. Keluarga korban mendesak pengusutan atas kematian tiga anggota Brimob. "Jangan sampai kematian ini akan mengurangi animo masyarakat masuk polisi," ujarnya.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Komisaris Polisi Hery Dahana, menilai wajar-wajar saja bila ada keluarga korban yang menuntut atas kematian ini. Tuntutan ini bisa disampaikan langsung ke Markas Besar Polri dan Polda Sulawesi Tengah. "Kami belum menerima penjelasan hasil otopsi mengenai penyebab utama kematian ini," katanya.

Verrianto Madjowa - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita sulawesi Lainnya

Pembela Terdakwa Penyerang Desa Beteleme Tolak Kesaksian
(Rabu, 28/04/2004 | 14:49 WIB)
Ambon Mereda
(Rabu, 28/04/2004 | 14:22 WIB)
Ketegangan di Ambon Meluas
(Rabu, 28/04/2004 | 12:17 WIB)
Gubernur Minta Status Padi Cina Tidak Dipersoalkan
(Selasa, 27/04/2004 | 16:01 WIB)
Selama 3 Bulan Aparat di Poso Sita 168 Bom
(Selasa, 27/04/2004 | 14:58 WIB)
Grup Artha Graha Menanam Padi Ilegal?
(Senin, 26/04/2004 | 17:46 WIB)
Polisi Tahan Delapan Warga Filipina
(Senin, 26/04/2004 | 14:58 WIB)
Ribuan Mahasiswa Makassar Tuntut Peradilan HAM
(Sabtu, 24/04/2004 | 14:50 WIB)
Lagi, Kadishut Muna Kabur dari Sel Rutan
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:51 WIB)
Akibat Penggeledahan Warga Poso Resah
(Rabu, 21/04/2004 | 14:00 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data