|
Nusa
Tiga Ribu Lebih Orang Terinveksi AIDS di Sulut
19 Mei 2003
TEMPO Interaktif, Manado:Sebanyak 3400 orang di Sulawesi Utara diperkirakan telah terinfeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus), virus penular penyakit AIDS. “Sampai akhir Maret, 15 orang penderita AIDS meninggal di Sulut,” kata pejabat di Dinas Kesehatan Sulut, Roy George. Roy berbicara dalam kegiatan renungan AIDS Nusantara yang berlangsung di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Manado, Minggu (18/5) malam.
Menurut Roy, berdasarkan laporan rumah sakit dan pengamatan Dinas Kesehatan Sulut, di Manado telah ditemukan 34 orang penderita AIDS. Jika menggunakan fenomena gunung es, yang mengasumsikan setiap satu orang yang terinfeksi HIV positif berarti sekitar 100 orang terinfeksi, maka jumlah sebenarnya mereka yang terinveksi diduga terdapat 3400 orang yang telah terinfeksi HIV.
Roy mengatakan, para penderita kebanyakan berdomisili di kabupaten Minahasa dan Manado. Yang jadi masalah, penderita kebanyakan berada di usia produktif. "Ini mengkhawatirkan kalau kita kurang peduli," kata Roy.
Yang mengkhawatirkan, gaya hidup warga Sulut yang agak permisif dalam berhubungan, menurut Roy cenderung sangat terbuka ke arah resiko penularan.
Malam renungan AIDS di TKB Manado diisi dengan baca puisi, menyalakan lilin dan berbagi rasa dengan Ketua Yayasan pelita Ilmu Jakarta Yogatama. Yoga, 28 tahun, adalah seorang Odha (orang dengan HIV/AIDS). “Saya mantan pecandu narkoba dan didiagnosa positif mengidap HIV tahun 1999,” katanya. Hal yang tentu saja membuat terkejut keluarganya. Mereka belum bisa menerima di dalam keluarganya ada yang penderita HIV/AIDS. “Namun saya tidak mau larut dalam kesedihan,” ujarnya.
Malam renungan AIDS ini merupakan bagian dari The International AIDS Candlelight Memorial and Mobilization, sebuah peringatan antarbangsa. Tujuan peringatan ini untuk mengenang teman-teman, sanak saudara, keluarga bahkan orang lain yang telah meninggal. Selain itu, memberikan dukungan bagi yang hidup karena AIDS dan mengajak masyarakat terlibat dalam upaya melawan HIV/AIDS.
Peringatan malam renungan AIDS pertama kali diadakan di San Fransisco tahun 1983. Tahun 1996, renungan ini mulai diperingati di Indonesia. Tahun ini acara serupa melibatkan 100 organisasi di 45 kota di Indonesia.
(verrianto madjowa/TNR)
|