Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Polisi Rekonstruksi Bom Makassar
07 Pebruari 2003

TEMPO Interaktif, Makassar:Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar rekonstruksi peledakan bom Makassar, Jumat (7/2) pagi. Rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan yang diberikan tersangka kepada penyidik dengan fakta lapangan.

Polisi memulai rekonstruksi peledakan bom Makassar dari Anton, tersangka yang membawa bom ke restoran waralaba Mc Donald's Makassar. Anton memperagakan sejak ia turun dari kendaraan angkutan kota pete-pete dan menemui tersangka Azhar Daeng Salam (korban). Lokasi tempat pertemuan mereka tak jauh dari rumah tersangka Agung Hamid (buron). Menurut polisi, Azhar alias Aco memang berangkat dari rumah Agung dengan mengendarai sepeda motor.

Anton menunjukkan dirinya menerima kunci motor dari Aco (diperagakan petugas), kemudian mengendarai motor bersama-sama ke Mc Donalds. Aco yang memegang bungkusan bom dalam kantong hitam. Setiba di depan Mc Donalds, mereka berpisah setelah Anton mengembalikan kunci motor ke Aco. Aco berjalan masuk ke Mc Donalds, sedang Anton masuk sejenak ke Toko Agung.

Tak lama, Anton bergegas meninggalkan Toko Agung yang berada di depan Mc Donalds, dengan menumpang kendaraan angkutan kota. Anton meninggalkan motor yang dipakainya untuk membonceng Aco. Sebelumnya, polisi memberi keterangan, Anton meninggalkan motornya karena ketakutan setelah mendengar ledakan dari arah Mc Donalds.

Direktur Reserse Kriminal Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Achmad Abdi menjelaskan, reskonstruksi itu untuk memberi keyakinan kepada penyidik tentang keterangan yang diberikan tersangka. Ia menyimpulkan, keterangan tersangka yang membonceng Aco, pembawa bom, adalah benar. "Rekonstruksi ini menambah keyakinan kita terhadap perbuatan yang dilakukan tersangka Anton," kata dia.

Ia menambahkan, Anton ditangkap di wilayah Asera, Sulawesi Tenggara. Tersangka dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal pada malam tahun baru 2003 lalu. Menurut Abdi, peran Anton adalah mengantar Aco yang membawa bom yang meledak di Mc Donalds. Ledakan 5 Desember 2002 itu menewaskan tiga orang dan puluhan lainnya luka-luka. (Muannas-Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita sulawesi Lainnya

Pembela Terdakwa Penyerang Desa Beteleme Tolak Kesaksian
(Rabu, 28/04/2004 | 14:49 WIB)
Ambon Mereda
(Rabu, 28/04/2004 | 14:22 WIB)
Ketegangan di Ambon Meluas
(Rabu, 28/04/2004 | 12:17 WIB)
Gubernur Minta Status Padi Cina Tidak Dipersoalkan
(Selasa, 27/04/2004 | 16:01 WIB)
Selama 3 Bulan Aparat di Poso Sita 168 Bom
(Selasa, 27/04/2004 | 14:58 WIB)
Grup Artha Graha Menanam Padi Ilegal?
(Senin, 26/04/2004 | 17:46 WIB)
Polisi Tahan Delapan Warga Filipina
(Senin, 26/04/2004 | 14:58 WIB)
Ribuan Mahasiswa Makassar Tuntut Peradilan HAM
(Sabtu, 24/04/2004 | 14:50 WIB)
Lagi, Kadishut Muna Kabur dari Sel Rutan
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:51 WIB)
Akibat Penggeledahan Warga Poso Resah
(Rabu, 21/04/2004 | 14:00 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data