|
Nusa
Kelompok Bom Makassar Rencanakan Peledakan Malam Natal
14 Desember 2002
TEMPO Interaktif, Makassar:Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Firman Gani, mengungkapkan polisi meyakini kelompok tersangka pelaku pengeboman di Makassar akan melakukan kegiatan puncaknya pada malam Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada karena diperkirakan masih ada 40 detonator bom yang sudah dibeli kelompok ini
Kapolda menyampaikan hal tersebut dalam jumpa persnya di Kantor Direktorat Reserse Polda Sulsel, Jalan Kartini, Makassar, Sabtu (14/12). Rencana peledakan itu, menurut Firman, sudah diakui tersangka Usman dan Ilham. "Dari persiapan kontainer, persiapan TNT, persiapan detonator yang dipesan, apalagi ada sketsanya. Ada juga keterangan dari beberapa tersangka lain yang mengatakan bahwa mereka akan melakukan kegiatan puncak pada malam natal,"jelasFirman tanpa menyebutkan tempat-tempat yang akan dijadikan sasaran peledakan bom.
Firman menjelaskan, kelompok Makassar sudah memesan 50 detonator melalui Kahar Mustafa. Dari 50 detonator itu, 10 diantaranya telah dirakit menjadi bom yang kemudian diketahui dua diantaranya meledak di Poso, dua bom dikirim ke Manado, dua bom meledak di Makassar, dan empat bom dibawa Agung Hamid. Satu bom lagi, ditemukan di depan sebuah ruko yang sering dipakai beribadat agama tertentu. "Jadi sangat berbahaya, kalau misalnya masyarakat belum apa-apa sudah tidak mendukung. Sekarang tinggal dua pilihan, mereka menghancurkan masyarakat Sulsel atau Makassar atau kita hancurkan mereka," tandas Firman.
Dia menambahkan, bom rakitan tidak sempurna yang ditemukan Jumat (13/12) merupakan bagian dari bom yang dimiliki kelompok Agung. Sebab rangkaian bom tersebut sama persis dengan bom yang meledak di McDonald's, baik kontainer detonatornya, rangkainan kabel maupun isiannya. (Muannas-Tempo News Room)
|