|
Nusa
Mahasiswa Makassar Sweeping Polisi
18 Mei 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mahasiswa Universitas 45 Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan sweeping terhadap aparat kepolisian di sekitar kampus mereka. Sweeping yang dilakukan puluhan mahasiswa Universitas 45 di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (18/5), nyaris menyebabkan bentrok fisik dengan aparat kepolisian.
Peristiwanya terjadi ketika sekitar pukul 11.00 WITA, sejumlah mahasiswa Universitas 45 merazia kendaraan yang melintas di depan kampusnya. Satu per satu kendaraan angkutan kota dan kendaraan pribadi diteliti mahasiswa. Ketika beberapa mahasiswa sedang asyik memeriksa kendaraan, muncul satu mobil truk Dalmas (pengendalian
massa) milik Poltabes Makassar. Kendaraan ini mengangkut puluhan petugas kepolisian yang baru saja mengikuti upacara serah terima Kapolda Sulsel di Markas Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Daya.
Kemunculan rombongan polisi ini disambut kurang bersahabat oleh beberapa mahasiswa. Beberapa buah batu melesat ke arah truk yang ditumpangi polisi itu. Lemparan batu itu tak membuat polisi menghindar, dan malah melakukan perlawanan. Insiden tersebut membuat mahasiswa lainnya berhamburan lari masuk kampus. Kocar-kacir mahasiswa tak dibiarkan berlalu. Petugas pun melanjutkan pengejarannya masuk dalam kampus
Universitas 45.
Beruntung, tak seorang pun mahasiswa berhasil ditangkap petugas. Pengejaran baru berakhir setelah mahasiswa berlindung ke dalam ruang kuliah. Menyaksikan itu, aparat kepolisian lalu meninggalkan kampus itu.
Kasat IPP Poltabes Makassar, Komisaris (Pol.) Idris Kadir yang dikonfirmasi membenarkan pengadangan itu. Aksi sweeping itu, kata dia, telah direncanakan mahasiswa sebagai aksi balas dendam terhadap pemukulan Sugali, kader HMI yang juga mahasiswa Universitas 45, beberapa waktu lalu. “Cuma kita belum tahu siapa yang memukulnya,” aku Idris. (Muannas)
|