|
Tim SAR Belum Berhasil Tarik KM Digoel
Selasa, 12 Juli 2005 | 17:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hingga hari keenam, tim SAR di bawah Komando Danlanal Merauke, Kolonel Hadi Pranoto yang dibantu empat kapal belum berhasil menarik Kapal Motor Digoel yang tenggelam distrik Okaba, Merauke, Papua, Kamis (7/7) malam.
Posisi KM Digoel, menurut Kepala Badan SAR Merauke, Sumpeno Yuwono diperkirakan sudah tertancap ke dalam lumpur di dasar lokasi tenggelam. Sulitnya pengangkatan juga karena cuaca buruk, dan ditambah beratnya beban kapal karena ada alat berat di dalamnya.
"Ombak cukup bear dan keras sehingga menjadi kendala bagi tim untuk melakukan upaya pencarian korban,” ujar Sumpeno kepada Tempo melalui telepon. Keempat kapal yang digunakan yaitu KM Tri Jaya Abadi, Bimas Jaya I, Surya Tedja 1, dan KM Tedja 2.
Sementara itu, anggota keluarga dari para korban yang diduga terperangkap di lambung kapal masih tetap bertahan di sekitar pelabuhan sejak KM Digoel dikabarkan tenggelam. Setiap ada kapal yang merapat, mereka pun mendekat ke bibir pelabuhan mencari tahu perkembangan hasil pencarian ti SAR.
Data di Posko mencatat 116 nama yang dilaporkan keluarga sebagai korban penumpang KM Digoel. Jumlah ini termasuk para ABK dan nama yang tercatat dalam manifes penumpang. Mereka berumur antara 10-20 tahun ada ada 34 orang, 0-5 tahun (6), 5-10 (2) dan sisanya berusia di atas 20 tahun.
Menurut Sumpeno, sesuai aturan pencarian akan dihentikan setelah memasuki hari ke tujuh, Kamis (14/7). Namun demikian, jika dari sanak keluarga korban menghendaki pencarian bisa saja diperpanjang. Cunding Levi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|