Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Papua

Pesawat Jatuh di Papua, 14 Orang Tewas
Selasa, 22 Pebruari 2005 | 11:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jayapura: Pesawat Cassa 212 PK 2032 milik Polri jatuh di sungai Mararena, sekitar 500 meter dari landas pacu bandar udara Mararena Sarmin, Jayapura, Selasa (22/2) pagi ini. Korban tewas 14 orang dan tiga orang dalam keadaan kritis. Pesawat jatuh karena baling-baling kiri tidak berputar saat akan mendarat. Sayap depan dan belakang pesawat patah.

Pesawat Cassa berangkat dari bandar udara Sentani Jayapura sekitar pukul 06.14 WIT.

Adapun korban tewas adalah empat kru pesawat yakni AKP Garuda Giwang (pilot), AKP Teguh Batsuka (co-pilot), Bripda Supriyadi (teknisi), Bripda Mustamin (teknisi). Sedangkan korban penumpang adalah adalah nyonya Norcekeuw (istri asisten I sekda Sarmi), Marselina, Evi, Kris, Ny Moresil, Ny Poilai, anak dua tahun belum diketahui identitasnya, Alsamin, Yerisetauw (kepala PU Sarmi). Serta masih ada tiga orang dalam kondisi kritis yakni Suwardi, Said, dan Imel, yang saat ini telah dievakuasi ke RSUD dok II Jayapura dengan menggunakan pesawat Trigana, sekitar pukul 10.30 WIT dari Sarmi.

Menurut Kapten Pilot Alfons, sejak pagi cuaca di wilayah Sarmi cerah. Menurutnya, pilot yang menerbangkan pesawat naas tersebut adalah pilot-pilot baru yang sedang mengadakan pelatihan pengenalan medan.

Jenazah korban masih ada di Sarmi karena saat penanganan terfokus kepada penumpang yang kritis. Tapi, di markas AURI Sentani, keluarga korban sudah menunggu sejak pagi.

Lita Oetomo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh  dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]



Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polri Bentuk Tim Menyelidiki Penyebab Jatuhnya Cassa 212
Permukaan Sungai Cisadane Mulai Meninggi
Kompetisi Sekolah Lingkungan Resmi Dibuka
Empat Departemen Tertibkan Bisnis Militer
Mabes Polri Belum Tahu Penyebab Jatuhnya Pesawat
Hasil Investigasi Tak Dapat Dijadikan Barang Bukti
Bandara Ahmad Yani Kembali Normal
DPR: Ada Ketidakberesan Dalam Industri Penerbangan
Angin Diduga Gelincirkan Pesawat Mandala
Mandala Air Tergelincir, 92 Penumpang Selamat
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data