|
Papua
Filep Karma Masih Mogok Makan dan Bicara
Sabtu, 11 Desember 2004 | 14:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jayapura: Aksi mogok makan dan mogok bicara yang dilakukan Filep Karma, salah satu tersangka pengibaran Bendera Bintang Kejora, 1 Desember lalu, masih berlanjut. Padahal aksi tersebut sudah dimulai sejak 7 Desember lalu dan Filep mengaku bertekad mogok makan hingga dia mati.
Acara pengibaran bedera yang dilakukan untuk memperingati kemerdekaan Papua di Lapangan Trikora Abepura itu sendiri berakhir bentrok antara polisi dan massa.
Aksi Filep yang menutup mulut dengan sebuah handuk kecil putih ini sempat membuat pusing para tim pembelanya, seperti LBH Papua, Kontras Papua, Els-HAM Papua, ALDP, dan LP3AP. Penyidik dari Reskrim Polresta Jayapura juga kebingungan. Mereka kesulitan berkomunikasi.
Baik para pengacara maupun penyidik, juga tak bisa memaksa Filep menghentikan aksinya. Pasalnya, hal ini adalah hak asasi seseorang. Namun Filep bersedia menandatangani berita acara pemeriksaan. "Menurut klien kami, semua data-data dan keterangan sudah jelas. Sehingga dirinya tak mempersoalkan untuk dibuatkan BAP yang baru. Dia siap menandatangani," ujar salah seorang anggota Tim Pembela Filep Karma, Piter Ell dari Kontras Papua, Sabtu (11/12).
Cunding Levi
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
| Unjuk Rasa Penduduk Papua
|
|
| Unjuk Rasa Penduduk Papua
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|