Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Papua

Satu TPN/OPM Tewas Dalam Aksi Baku Tembak
Rabu, 15 September 2004 | 17:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jayapura:Sekitar pukul 08.30 WIT, Selasa (14/9), telah terjadi baku tembak antara TNI dan Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) di Kampung Munia, Desa Lima Jari, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua.

Peristiwa baku tembak tersebut menewaskan satu orang anggota TPN/OPM dan melukai satu orang anggota TNI dari Satgas Ban II Kopassus, Praka Yosep Pariera (28 tahun), yang mengalami luka tembak pada lengan kiri menembus ketiak.

Praka Yosep dievakuasi dari Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya, ke Jayapura pada Selasa (14/9), sekitar pukul 18.30 WIT dan telah dioperasi di Rumah Sakit TNI Marthen Indey, Jayapura.

Menurut Yosep yang ditemui wartawan di Rumah Sakit TNI Marthen Indey, Jayapura, kejadiannya berawal saat 15 anggota TNI dari Satgas Ban II Kopasus sedang melakukan patroli rutin di sekitar daerah Mulia. Baru beberapa jam patroli, anggota Kopassus dihadang oleh sekitar 50 orang bersenjata.

"Hanya dengan jarak 3 meter penyerang menembaki kami, dan kami langsung tiarap di semak-samak sambil melakukan perlawanan. Posisi saya saat terjadi baku tembak selama satu jam berada di speed satu," katanya. Menurut Yosep, para penyerang tersebut juga fasih berbahasa Indonesia.

Sementara itu, menurut Kasdam XVII/Trikora Brigjen TNI Getson Manurung yang ditemui wartawan di sela-sela kunjungannya menjenguk Praka Yosep, Rabu (15/9), di daerah Mulia hanya ada Koramil, tidak ada pos jaga.

"Sehingga untuk sementara belum ada perkuatan. Hanya ada Satgas tambahan 14 orang, karena jika ingin ada penambahan pasukan pun harus seizin pemerintah daerah setempat," jelasnya.

Getson menambahkan, kelompok penyerang diduga dari kelompok Goliat Tabuni. "Karena daerah tersebut merupakan daerah kekuasaan Goliat, salah satu kelompok TPN/OPM yang menguasai daerah Puncak Jaya dan sekitarnya," paparnya.

Selain itu, lanjut Getson, diduga kuat penyerang ini juga menggunakan senjata jenis M-16 untuk menembak Praka Yosep. "Sebab senjata kita yang hilang pasca-pembobolan gudang senjata di Wamena pada April tahun lalu masih ada lima lagi yang belum ditemukan. Jadi kemungkinan senjata-senjata itulah yang mereka pergunakan menyerang anggota kami," terangnya.

Kasus baku tembak antara TNI dengan TPN/OPM tersebut dibenarkan Pangdam XVII/Trikora Mayjen TNI Nurdin Zainal MM ketika dihubungi wartawan. Menurutnya, kekuatan kelompok TPN/OPM yang melakukan penyerangan tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang dengan membawa tiga pucuk senjata. Sedangkan anggota TNI yang diserang semuanya beranggotakan kurang lebih belasan orang.

Lita Oetomo - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kodam Brawijaya Bantah Dukung Capres Tertentu
Istri Panglima GAM Muzakkir Manaf Ditangkap
Sepuluh Batalyon Raider Disiapkan Untuk Hadapi Terorisme
Puteh Sesalkan Sikap Panglima TNI
Ishak Daud Diisukan Tertembak
Gubernur Sulsel: Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Mabes Polri Akan Memanggil Saksi-Saksi GAM
Presiden Perlu Minta Klarifikasi Kasus Puteh
Tentara ASEAN Bentuk Unit Kecil Atasi Terorisme
KSAD TNI Bantah Dukung Mega-Hasyim
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data