Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jayapura

Satu Korban Demam Berdarah di Papua Meninggal
02 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Timika: Kasus demam berdarah yang selama ini hanya merajalela di wilayah barat Indonesia, mulai ditemukan di Provinsi Papua. Menurut laporan Dinas Kesehatan dan Health Center Provinsi Papua, sampai saat ini ada 20 pasien demam berdarah, satu diantaranya meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Tigor Silaban ketika dihubungi, Selasa (2/1), mengatakan, penderita terbanyak dari Kota Jayapura, yakni 11 orang. Korban meninggal berasal Distrik Arso, Kabupaten Jayapura. Sementara tiga lainnya ditemukan di Kabupaten Merauke. "Semua penderita sudah mendapat penanganan medis dari rumah sakit," katanya.

Menurut Tigor, penderita demam berdarah di Papua semakin banyak menyusul cuaca di Papua yang sering hujan dan berbuntut menimbulkan genangan air. "Untuk itu kita imbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan," katanya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Dok II Jayapura, dr Clemens Manyakori, saat dihubungi terpisah mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menangani pasien demam berdarah. Kendati demikian, Clemens mengaku pihak RSUD Jayapura menyiapkan beberapa fasilitas guna mengantisipasi sewaktu-waktu jika ada pasien demam berdarah. "Bagi kita, penyakit demam berdarah bukan penyakit baru, sehingga sudah menjadi kebiasaan untuk mengantisipasinya dengan menyiapkan sejumlah fasilitas terkait wabah demam berdarah itu," kata Clemens.

Marselus Dou -- Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Sutiyoso Beri Bantuan Pasien Demam Berdarah
Puncak Demam Berdarah Maret-April
Walikota Jakarta Timur: "Lurah Malas Bersih-Bersih"
Pemerintah Kerahkan Sepuluh Ribu Pemantau Jentik
Pemerintah Targetkan Penderita DBD Tidak Lebih dari 2003

 
Berita papua Lainnya

Di Papua, Golkar dan PDIP Langgar Aturan Kampaye
(Senin, 29/03/2004 | 23:17 WIB)
22 Parpol Akan Pawai Keliling Kota Timika
(Rabu, 10/03/2004 | 11:48 WIB)
Satu Korban Demam Berdarah di Papua Meninggal
(Selasa, 02/03/2004 | 20:01 WIB)
Roda Pemerintahan di Nabire Lumpuh
(Selasa, 10/02/2004 | 10:27 WIB)
Korban Gempa Nabire: 27 Meninggal
(Senin, 09/02/2004 | 11:45 WIB)
Pemulihan Nabire Perlu Satu Bulan
(Senin, 09/02/2004 | 09:04 WIB)
Pemerintah Bantu Rp 1,5 M untuk Korban Gempa Nabire
(Minggu, 08/02/2004 | 18:07 WIB)
Gempa Susulan Terjadi di Nabire, Korban Tewas Bertambah
(Sabtu, 07/02/2004 | 20:51 WIB)
Nabire Hancur Diguncang Gempa
(Sabtu, 07/02/2004 | 18:40 WIB)
Empat Caleg Akui Berijazah Palsu
(Sabtu, 31/01/2004 | 17:11 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data