Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Alih Fungsi Hutan

Pejabat dan Anggota Dewan Batam Diperiksa
Rabu, 07 Mei 2008 | 14:35 WIB

TEMPO Interaktif, Batam:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pejabat Otorita Batam, Pemerintah Kota Batam dan anggota dewan perwakilan rakyat Daerah Kota Batam hari ini. Mereka dimintai keterangan kasus alih fungsi lahan di Baloi Dam, Kecamatan Lubuk Baja, Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Mereka adalah Agus Hartanto, Daniel Yunus, dan Umen Darsono. Dari Pemerintah Kota Batam, yakni Agus Suhiman, Suhartini dan Abang Muzni. Sedangkan anggota dewan yang juga dipanggil KPK adalah Sahat Sianturi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P ).

"Saya hanya dimintai keterangan soal bagaimana memperoleh lahan dari Otorita Batam ," kata Daniel Yunus kepada Tempo. Daniel Yunus saat alih fungsi itu terjadi, menjabat direktur lahan Otorita Batam, Abang Muzni menjabat Kepala Dinas Pertanian, perikanan dan kelautan Batam, dan Sahat Sianturi sebagai mediator antara pengembang, Otorita Batam dan Pemerintah Kota Batam.
"Dalam kasus itu, saya enggak dapat apa-apa,koq!" kata Sahat yang mengaku status terperiksanya sebagai saksi.

Pemeriksaan itu membuat warga setempat kaget. Muhammad Tahir, 46, warga Baloi Dam, Batam mengatakan hutan lindung Baloi Dam kini telah berubah menjadi perumahan dan rumah toko.

Rumbadi Dalle


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPK Periksa Kantor DPU Sumatera Selatan
TNI AD dan Dephut Bekerja Sama Benahi Hutan
Lahan Kritis di Sulawesi Selatan Mencapai 682 Hektare
Banten akan Terbitkan Buku Tentang Badak
Ribuan Pekerja Newmont Terancam PHK
DPR Minta Pasokan Kayu ke RAPP Diaudit
Greenpeace Dukung Papua Larang Ekspor Log
Walhi Sumatera Barat Minta Presiden Cabut PP 2/2008
Ratusan Perusahaan Tambang Diuntungkan PP Sewa Hutan
Gubernur Bentuk Tim Independen Periksa Perusahaan Perkebunan
> selengkapnya...

Referensi

Siapa Menggunduli Pelalawan
Pemahaman Keliru
Hutan Alam Jadi Korban
Rugi Lebih dari Seribu Triliun

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122653 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data