|
Dua anggota TNI Diserang di Perbatasan Timor Leste
Jum'at, 29 Juli 2005 | 11:56 WIB
TEMPO Interaktif,
Kupang:Kopda Heri Saroso dan Koptu Sugito dari Yon Armed 8 yang bertugas di Pos Nunura, Kabupaten Belu diserang warga Timor Leste, sekitar pukul 11.00 WITA, Rabu (27/7).
Insiden yang kedua kalinya dalam dua bulan terakhir ini terjadi ketika kedua prajurit itu berpatroli untuk mencegat para penyelundup asal Timor Leste. Akibat penyerangan, kedua prajurit mengalami luka serius di lengan dan telapak tangan.
“Mereka melihat sekelompok orang dari Timor Leste membawa dua jerigen BBM dan dua dus minuman bir bermerk Tiger melintasi perbatasan,” jelas Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Timor Leste, Letkol (Art) Yul Aviandi, Jumat (29/7).
Namun ketika dicegat, lanjut Yul Aviandi, tiba-tiba dari balik semak belukar muncul empat orang warga Timor Leste lainnya membawa parang dan menyerang kedua prajurit tersebut. Pada saat bersamaan, senjata jenis FNC yang dipegang anggota TNI dirampas dan dibawa kabur oleh warga Timor Leste itu.
Hanya saja, anggota polisi Timor Leste yang bertugas pada Border Patrol Unit (BPU) berhasil merebut kembali senjata yang dirampas dan mengembalikannya ke TNI. “Kami telah melaporkan kronologis kejadian kepada kepala polisi nasional Timor Leste agar memproses warga tersebut,” kata Yul Aviandi. Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|