Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gempa Beruntun Mengguncang NTT
Senin, 18 Juli 2005 | 13:01 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,6 skala richter secara beruntun mengguncang Nusa Tenggara Timur, Senin (18/7) pukul 09.59 WITA. Gempa antara lain dirasakan di Kota dan Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, serta Kabupaten Alor. Posisi gempa 4,8 Lintang Selatan, 129 Bujur Timur, pada kedalaman 33 kilometer di Laut Banda, timur laut Kupang.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Klas I, Badan Meteorologi dan Geofisika Kupang, Rivai Marulak, gempa beruntun itu terjadi akibat pergeseran lempengan benua Australia yang bergerak dari arah Timur Laut. “Selain Nusa Tenggara Timur, gempa yang terjadi kemungkian besar dapat dirasakan di Papua, Maluku serta Timor Leste,” kata Marulak.

Di kota Kupang, bangunan-bangunan parmanen, pintu, hiasan dinding maupun kaca-kaca jendela bergetar cukup lama. Bahkan, perabot rumah tangga yang diletakkan diatas meja sempat berjatuhan. Masyarakat pun berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri di tempat terbuka.

Hingga Senin siang, sebagian besar pegawai pada kantor gubernur NTT, memilih bertahan di luar ruangan. Pemandangan yang sama, terjadi di sejumlah kantor instansi swasta, sekolah, dan tempat-tempat keramaian. Masyarakat Timor Tengah Selatan di dekat pusat gempa mengaku goncangan yang terjadi cukup keras.

“Lima Kecamatan yang berada di pesisir pantai, merasakan guncangan itu. Sebagian warga panik,” kata Muchlis al Alawi, wartawan sebuah media lokal, saat dihubungi melalui telepon selulernya. Gempa beruntun ini, juga dirasakan di Kalabahi, Kabupaten Alor. “Kami merasakan sebuah getaran, tetapi posisi gempa dimana kami tidak tahu,” kata Linus Kia, warga Alor.

Kepala Biro Binas Sosial Setda NTT, Frans Salim mengatakan, belum mendapat laporan kerusakan atau korban jiwa. Jems de Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102 Petugas kesehatan memeriksa  tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
Kameraman dan Anak-Anak
Korban Gempa Bumi Bengkulu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kota Palu Diguncang Gempa
Manado Diguncang Gempa
Tanah Longsor Isolir ribuan Warga Trenggalek Selatan
Sumatera Utara Diguncang Gempa
Gempa 5,6 SR Guncang Sebagian Sulawesi Utara
Gunung Rinjani Status Waspada
Gempa 5,1 Richter Guncang Banda Aceh
Warga Lampung Panik Karena Rumor Tsunami
Dua Kali Gempa Kecil di Nias Hari Ini
Gempa Masih Terus Melanda Nias
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
CINCIN API
Gempa Terus Berulang

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data