|
DPRD Minta Penyelundupan BBM ke Timor Leste Dicegah
Senin, 11 Juli 2005 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Pertamina dan aparat keamanan memperketat pengamanan darat dan laut di wilayah perbatasan Timor Leste-Indonesia guna mencegah aksi penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah banyak.
Penyelundupan melalui jalur darat disinyalir melewati wilayah perbatasan darat Atambua, Timor Tengah Utara dan Kabupaten Kupang. Sedangkan penyelundupan melalui jalur laut diduga melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Pelabuhan Atapupu Belu, Pelabuhan Maumere, Flores Timur dan Alor.
Permintaan ini disampaikan anggota DPRD, Matirnus Billi, dalam rapat dengar pendapat dengan Kepala Cabang Pertamina Unit Pemasaran V Kupang, Adi Nugroho, di ruang Kelimutu DPRD NTT, Senin (11/7).
Menurut Matirnus, dirinya menyaksikan sendiri aksi-aksi penyelundupan yang terjadi di wilayah perbatasan, di mana sangat berdampak buruk bagi persediaan stok BBM untuk masyarakat lokal. “Akibat penyelundupan tersebut maka masyarakat Timor Barat selalu mengeluh karena BBM, khususnya premium, minyak tanah dan solar sulit dicari,” katanya.
Adi Nugroho mengakui adanya aksi penyelundupan yang dilakukan oleh pedagang gelap, spekulan dan nelayan tradisional. “Baru saja aparat kepolisian di Maumere mengamankan sebuah kapal nelayan yang di dalamnya mengangkut ribuan ton BBM. Kuat dugaan, BBM tersebut akan diselundupkan ke Timor Leste,” katanya.
jems de fortuna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|