Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Solar Kurang Puluhan Ton Ikan di Kupang Membusuk
Jum'at, 08 Juli 2005 | 13:38 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Puluhan nelayan mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat tidak dapat memasarkan hasil tangkapannya. Hasil tangkapan yang sedianya dipasarkan di Kota Kupang, tertahan di Tanjung Sulamu, akibat perahu yang digunakan kehabisan BBM."Ikan-ikan kami, yang jumlahnya belasan ton membusuk. Kami tidak mendapat pasokan solar. Kami tidak tahu, alasan pertamina yang mengurangi jatah solar. Kami mau membeli solar di SPBU tetapi dilarang aparat keamanan," kata Marthen, nelayan asal Lukman, Kota Kupang.

Sampai dengan hari kelima kelangkaan BBM, antrian panjang masih terjadi di delapan SPBU yang ada di Kota Kupang. Ratusan kendaraan roda dua, angkutan kota dan kendaraan pribadi memadati jalan-jalan menuju SPBU. Bahkan harga premium ditingkat pengecer masih bervariasi antara Rp10.000-Rp15.000 setiap liter.

Upaya penertiban terhadap para pengecer sampai kini belum membuahkan hasil. Sebagian besar pedagang pengecer menyiasati dengan cara membeli di SPBU kemudian disedot kembali dan dijual ke kendaraan lainnya. Di Pangkalan ojek Jembatan Oebobo, Jl. WJ Lalamentik, misalnya. Para pengojek memilih untuk menjual bensin yang diambil dari tangki motor mereka dengan harga yang mencekik.

Jems De Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DKI Siapkan Langkah Penghematan Bahan Bakar
Mesin 3.000 cc Akan Dilarang Isi Premium
PLN Cari Pinjaman Untuk Menambal Cash Flow
Pemerintah Segera Suntik Dana ke Pertamina
Listrik di Jawa Timur Akan Dipadamkan Bergilir
Presiden: Jangan Panik Hadapi Kelangkaan BBM
Harga Ikan di Muara Angke Naik 30 Persen
Pertamina Terus Tingkatkan Stok BBM
Solar Langka, Nelayan Teluk Lampung Berhenti Melaut
Polisi Bersenjata Jaga Pompa Bensin di Banten
> selengkapnya...


Referensi

Kota-kota Mulai Lumpuh
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data