|
Dana Busung Lapar NTB Belum Turun
Jum'at, 01 Juli 2005 | 14:19 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat meminta Pemerintah Pusat secepatnya mengucurkan dana sebesar Rp 30,6 miliar untuk penanganan kasus busung lapar. Pemerintah NTB berharap dana bisa turun agar program yang dikembangkan tidak terputus."Memang belum turun. Tapi saya tidak bisa memastikan kapan akan turun?"kata Wakil Gubernur NTB,
Bonyo Thamrin Rayes.
Menurut Wakil Gubernur Bonyo, kendati dana dari
pemerintah pusat belum turun, tetapi program operasi
sadar gizi-nama program untuk busung lapar, tetap
berjalan. Anggarannya, untuk sementara berasal dari
sembilan APBD kabupaten/kota di NTB di NTB ikut dana
dari APBN sebesar Rp 2,9 miliar. Sedangkan dari APBD
NTB, masih menunggu pengesahan dari DPRD NTB yang kini
masuk ditahap finalisasi.
Dana tersebut, masih untuk program jangka pendek. Karena, nantinya operasi sadar gizi ini, memakan waktu minimal 6 bulan terhitung mulai awal bulan Juni. "Dana yang ada sudah kami pakai. Tapi itu untuk jangka pendeknya,"ujar Bonyo, yang juga Ketua Tim Operasi Sadar Gizi Pemerintah NTB.
Rincian dana sebesar Rp 30,6 miliar itu, di antaranya
sebesar Rp 14 miliar untuk kredit bersama keluarga
miskin, pemberian susu, revitalisasi kader posyandu
dan optimalisasi tenaga di Puskesmas.
Sujatmiko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|