Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pasca Pilkada Dompu Panas
Rabu, 29 Juni 2005 | 01:43 WIB

TEMPO Interaktif, Dompu:Pasca pelaksanaan pemilihan kepala daerah, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat memanas. Menyusul, ratusan massa petang ini, mendatangi kantor KPUD setempat. Untuk menjaga keselamatan, mereka minta pengamanan di Kodim 1614 Dompu.

Pemicu kedatangan massa ke kantor KPUD, diduga
munculnya informasi soal politik uang yang beredar di
masyarakat. Isinya, dalam pelaksanaan pilkada,
terbetik bahwa ada praktik politik uang yang menyasar
ke pasangan Abu Bakar Ahmad-Syafiurrahman (mantan
bupati lama Dompu). Pasangan yang diusung partai
gabungan ini, dituding membagi-bagi uang antara Rp 20
ribu hingga Rp 30 ribu per orang sesaat sebelum
digelar pencoblosan.

Uang tersebut beredar di sejumlah TPS di kelurahan di Dompu, salah satunya di Desa Doronggao, Kandai. Tercatat ada 396 TPS yang ada di Dompu. Selain itu, juga muncul informasi adanya manipulasi kartu pemilih. Dari total kartu pemilih tetap sebanyak 124.353 kartu, yang beredar hanya 91.877 kartu. "Kami menduga bahwa, ada manipulasi suara di kantong-kantong pemilih yang anti terhadap Abu Bakar,"ujar Boy Hartono, salah seorang warga Dompu.

Sampai semalam, masyarakat telah berkumpul di
depan kantor KPUD yang berlokasi di sekitar kantor
Bupati Dompu. Sedikitnya ada 7 truk yang parkir di
depan kantor itu untuk bertemu dengan para anggota
KPUD Dompu. Mereka datang dari beberapa kecamatan di
Dompu, seperti Kecamatan Calabai, Kempo, Huu an
Manggalewa.

Informasi yang berkembang, massa juga akan datang lebih banyak lagi. Tuntutan mereka, agar KPUD bertanggung jawab atas hilangnya kartu pemilih di saat pencoblosan. Namun, massa tidak bisa bertemu dengan para anggota KPUD.
Kabarnya, bahwa para anggota itu, takut dengan massa
yang tidak terkontrol. Belakangan diketahui, para
anggota KPUD itu kemudian dievakuasi di kantor Kodim
1614 Dompu, minta pengamanan.

Kondisi yang memanas itu membuat aparat keamanan
melakukan penjagaan ketat. Sedikitnya ada satu SSK
(satuan setingkat kompi) yang melakukan pengawalan
terhadap massa. Sebelumnya, Polda NTB memang sudah menyebutkan, ada beberapa titik rawan di NTB dalam pelaksanaan pilkada. Salah satunya adalah Kabupaten Dompu.

Data di desk pilkada NTB menyebutkan, pasangan Abu
Bakar Achmad-Syafiurrahman, untuk sementara unggul
dibanding empat pasangan calon lain. Dalam
penghitungan, pasangan yang diusung Partai Merdeka dan
PKB ini mengantongi 37.373 suara dari 124.353 total
daftar pemilih tetap di Kabupaten Dompu.

SujatmikoM


Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Putusan ini Harus Jadi Solusi | 28 Maret 2005
Tumpang Tindih Meja Pemilihan Kepala Daerah | 28 Maret 2005
Remang Lilin Pemilu Daerah | 28 Maret 2005
Rakyat Memilih, Pusat Mengatur? | 28 Maret 2005
Habis Manis, Jangan Dibuang | 14 Maret 2005
Mengirim Hasil Pemilu Lewat Pesan Pendek | 14 Maret 2005
Kartu Pemilu Baru, Korupsi Baru? | 14 Maret 2005
Menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Tidak Gampang | 28 Pebruari 2005
Bom Waktu Pilkada | 28 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Partai Golkar Tumbang di Sulawesi Utara
Gamawan Dipastikan Pimpin Sumatera Barat
"Golput" Menang di Solo
Semua Calon Golkar Kalah di Yogyakarta
Di Mataram Modal KTP Bisa Ikut Memilih
200 Anggota TNI di Kalsel Dapat Kartu Pemilih
Calon Golkar Unggul di Dua Daerah di Bali
Warga Ogan Kurang Antusias Ikuti Pilkada
PDI Perjuangan Jatuhkan Sanksi pada Calon Walikota Solo
Ratusan PNS Wonogiri Demo Bupatinya
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data