Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

50 Ribu Anjing di NTT Belum Divaksinasi
Selasa, 14 Juni 2005 | 13:44 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Diperkirakan sebanyak 50 ribu dari 200 ribu anjing di wilayah Flores dan Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum divaksinasi. Kepala Sub Dinas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan NTT, Maria Geong, mengungkapkan hal itu terkait tingginya jumlah kasus gigitan anjing rabies di kedua kabupaten tersebut.

Sejak Januari-Juni 2005, menurut Maria, terdapat 528 kasus gigitan anjing rabies di daratan Flores dan Lembata. Dalam delapan tahun terakhir, jumlah korban tewas akibat gigitan anjing rabies di Kabupaten Manggarai, Sikka, Ngada, Ende, Flores Timur, Manggarai Barat, dan Lembata mencapai 130 orang. Total kasus gigitan anjing dalam kurun waktu 1997 – 2005 sebanyak 8.200 kasus lebih.

Korban tewas terbanyak berasal dari Kabupaten Ngada, yakni 60 orang, Flores Timur (28), Sikka (17), Manggarai (15), Ende (8), dan Lembata 1 orang. Kasus terakhir adalah tewasnya Daniel Kristopel Doro (8), warga Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Ruteng, Minggu (12/6).

“Korban hanya mendapat suntikan vaksin anti rabies, tetapi tidak disuntik dengan serum anti rabies,” kata Maria.

Menurut dia, pemerintah pusat telah membantu 1.100 vaksin anti rabies kepada enam kabupaten di Pulau Flores dan Kabupaten Lembata. Jems de Fortuna


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

400 Warga Aceh Utara Terserang Malaria
Pengungsi Bayu Aceh Utara, Terserang Cacar
Empat Bersaudara Terserang Lumpuh
Rp 40 Miliar Disediakan untuk Imunisasi Polio
Korban Polio Tak Boleh Keluar dari Sukabumi
Folio Menyerang Sukabumi
Lebak dan Tangerang Endemis Penyakit Kaki Gajah
Bekasi Kota Kusta
Indonesia Dinilai Sukses Tanggulangi TBC
Polisi Riau Jaga Ketat Konsulat Malaysia
> selengkapnya...


Referensi

Daerah Terlular Rabies di Indonesia Tahun 2003
Rabies
Perang
Polio Impor di Sukabumi (II)
Polio Impor di Sukabumi

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data