|
Ricuh, Tim Sukses Para Calon di DPRD Mataram
Jum'at, 10 Juni 2005 | 16:04 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Penyampaian visi dan misi antar calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Aula Kota Mataram berlangsung ricuh, Jumat (10/9). Akibatnya, rapat paripurna istimewa DPRD Kota Mataram menjadi kacau setelah terjadi kericuhan antar-anggota dewan yang sama-sama menjadi tim sukses.
Kericuhan berawal setelah calon terakhir pasangan
Mohammad Ruslan-Ahyar Abduh menyampaikan visi dan
misinya di depan anggota DPRD Kota Mataram dan para
tim-tim sukses. Beberapa menit ke depan, tiba-tiba
seorang anggota DPRD Kota Mataram, Mohammad Wildan,
melakukan interupsi. Salah satu pesan yang
disampaikan, bahwa Laporan Pertanggungjawaban Ruslan
saat menjadi Walikota Kota Mataram periode 1999-2004
telah ditolak DPRD Kota Mataram.
Tapi, baru bicara beberapa detik, tiba-tiba salah
seorang anggota dewan bernama Huzaliran Yahya, merebut
pengeras suara yang dibawa Wildan. Akibat rebutan
pengeras suara itu, tim sukses yang ada di aula ikut
mengerubuti kedua anggota dewan tersebut. Mereka
menyebut-nyebut Wildan sebagai biang keladi keributan
itu.
Bahkan, seorang dari mereka berteriak, "habisi saja!"
Teriakan itu ditujukan ke Wildan yang juga sebagai
Ketua DPC PPP Kota Mataram yang menjadi pendukung
pasangan calon Ridwan-Willgo. Sedangkan Huzaliran
Yahya berasal dari Partai Golkar yang mencalonkan
pasangan Ruslan-Ahyar Abduh.
Tak sampai disitu, kericuhan berimbas pada pendukung
Ruslan-Ahyar. Sebab sekitar 25 tim sukses kedua calon
itu, berusaha mengeroyok Wildan yang duduk di deretan
muka. Beberapa polisi yang berpakaian preman berusaha
melindungi Wildan dari serbuan tim sukses lawan
politiknya.
Kericuhan tak berlanjut. Sebelum acara selesai, para pendukung tim sukses pulang. Sedangkan Wildan
mendapat pengawalan ketat dari polisi yang berpakaian
preman.
Kepala Polres Mataram Ajun Komisaris Besar Ismail berjanji akan meningkatkan pengamanan terutama masa kampanye pilkada di Kota Mataram yang berlangsung Kamis, ini. "Sekarang ini kami sudah memberlakukan siaga satu di Kota Mataram,"katanya.
Sujatmiko dan Supriyanto Khafid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|