|
Nusa Tenggara Barat
Penderita Gizi Buruk NTB Terburuk di Indonesia
Sabtu, 28 Mei 2005 | 11:28 WIB
TEMPO Interaktif,
Mataram:Wakil Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB) I Komang Gerudug mengatakan penderita gizi buruk atau busung lapar di wilayahnya rata-rata mencapai 1.500 kasus dalam setahun. Hingga lima bulan pertama 2005 tercatat 338 kasus – 51 orang diantaranya menjalani perawatan di RSU Mataram. Sedangkan pada 2004 jumlah kasusnya tercatat 550.
“Dari dulu memang kesulitan masalah pangan," ucapnya kepada Tempo di kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sabtu (28/5) pagi. Rencananya, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari akan melihat langsung kondisi penderita di RSU Mataram dan lingkungan penduduk di Kelurahan Karang Pule Ampenan sore nanti.
Soal bantuan dana penanggulangan dari pemerintah pusat sebesar Rp150 miliar, menurut Komang, kalau benar ada dana tersebut belum tentu bisa menuntaskannya. Sebab harus diatasi penyebab tidak langsung dan penyebab mendasar munculnya gizi buruk tersebut. Penyebab langsung kematian penderita busung lapar adalah infeksi. Yang tidak langsung adalah masalah ekonomi dan budaya.
Ia menilai penderita gizi buruk di NTB bervariasi, mulai kelainan gizi sedang, ringan dan buruk. Selama ini penderita ditangani menggunakan pemberian makanan tambahan (PMT). Penderita kelainan gizi ringan melalui PMT penyuluhan, sedangkan yang sedang dengan PMT pemulihan. Supriyantho Khafid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|