|
Nusa Tenggara Barat
Tujuh Anak Meninggal Akibat Busung Lapar di Lombok
Rabu, 25 Mei 2005 | 15:36 WIB
TEMPO Interaktif,
Mataram:Kasus gizi buruk di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkembang. Selama Januari - Mei 2005, tercatat sebanyak 7 anak meninggal dari 51 anak-anak yang mengalami gizi buruk.
Kasus tersebut terungkap dalam rapat koordinasi antara kepala dinas dan kepala badan tentang penanggulangan gizi buruk di NTB. Rapat dihadiri Gubernur NTB Lalu Serinata dan Wakil Gubernur NTB Bonyo Thamrin Rayes.
Pasien meninggal terbanyak berasal dari Kabupaten Lombok Barat, 5 orang, Kota Mataram dan Lombok Tengah masing-masing satu orang.
Ciri-ciri anak-anak yang mengalami gizi buruk itu di antaranya kulit keriput, rambut kusut dan berwarna kemerahan, mata kekuning-kuningan, dan perut buncit (marasmus). Namun jika kondisi tubuh si anak mulai muncul pembengkakan, maka disebut kwarsiorkor atau busung lapar.
Menurut dr Mar'ie Sanad,Menurut dr Mar'ie Sanad, Kepala Sub Dinas Pelayanan Kesehatan dan Gizi Dinas Kesehatan NTB, penyebab tujuh pasien yang meninggal itu bukan semata-mata karena gizi buruk. Namun karena ada komplikasi penyakit lain yang menyerang para pasien.
"Tapi itu kemudian diperparah dengan gizi buruk anak-anak itu," tegasnya di sela rapat koordinasi, Rabu (25/5) siang. Sudjatmiko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|