Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

Tarif Naik, ASDP Lembar Rugi Rp 600 juta
Rabu, 04 Mei 2005 | 15:29 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Selama dua bulan, Maret dan April, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)-perusahaan milik pemerintah--Cabang Lembar, Nusa Tenggara mengalami kerugian Rp 600 juta lebih. Kerugian ini terjadi setelah pemerintah menaikkan tarif angkutan laut di atas 10 persen yang berdampak anjloknya pengguna jasa kapal.

Pemerintah lewat Departemen Perhubungan menaikkan jaa angkutan laut per 1 Februari lalu. Namun, kenaikan tarif itu memicu aksi demo besar-besaran para penguna jasa laut dan berakhir rusuh di Pelabuhan Lembar. Akibatnya, pihak PT ASDP, Dinas Perhubungan NTB (mewakili Pemerintah Provinsi NTB) mengeluarkan kebijakan. Di antaranya selama satu bulan, mulai 1 Februari hingga 29 Februari menerapkan diskon 20 persen untuk pengguna jasa kapal, terutama untuk bus dan truk barang.

Tarif normal baru diberlakukan pada 1 April lalu hingga sekarang. Namun, pemberlakukan tarif baru ini, berdampak pada anjloknya pengguna jasa kapal, untuk penyeberangan
jalur Pelabuhan Lembar, Lombok Barat ke Pelabuhan
Padangbai, Karangasem, Bali. Data di bagian operasional ASDP Lembar, untuk bus yang biasanya bisa mencapai 24 bus per hari, kini hanya 13 bus per harinya atau anjlok di atas 35 persen.

Biasanya bus yang menyeberang jurusan Mataram-Bali -Surabaya-Semarang dan Jakarta. Begitu juga dengan truk barang untuk bulan Maret tercatat sebanyak 1.111 truk tapi bulan April anjlok menjadi hanya 781 truk. Biasanya truk-truk barang itu mengangkut hasil kebun, pertanian dan ternak. Jika dihitung, komponen kerugian itu, berasal dari pemberian diskon 20 persen selama satu bulan, penurunan pemakai jasa kapal dan dampak dari aksi demo yang sempat merusak sarana pelabuhan yang dikelola PT ASDP Lembar. "Jelas kita rugi besar itu,"ujar Kepala Kantor Cabang PT ASDP Lembar, Jon Suhatril, di kantornya, Rabu (4/5) siang.

Sujatmiko


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terminal bus kota Blok M, Jakarta, 1992. [TEMPO/ Hidayat SG; 13D/221/1992; 20030102]. Papan nama terminal bis Pulo Gadung, Jakarta, 22 Agustus 1996 [TEMPO/ Bodi CH; R1A/284/1996; 20010328].
Terminal Blok M
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Berbenah Lewat Traffic Management Center (TMC)
Taksi Bandara Soekarno-Hatta Bebas Kriminal
Dewan Transportasi : Tak Rekomendasi Monorel dan Subway
DPRD: Dishub Tak Berwenang Tindak Pelanggar 3in1
Dinas Perhubungan Berhak Menilang Pelanggar 3 in 1
Pengusaha Kapal Penyeberangan di Merak Terancam Bangkrut
Gubernur DKI Usul Tarif Bus Naik di Bawah 10 Persen
Tarif Angkutan Umum di Jabar Naik 20 Persen
Tarif Kereta Api Belum akan Naik
Pencabutan Ijin Trayek Bukan Gertak Sambal
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Situs Transjakarta-Busway
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data