|
Nusa Tenggara Timur
Pilkada di Tujuh Kabupaten NTT Ditunda
Kamis, 07 April 2005 | 15:05 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur berencana menunda pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di tujuh kabupaten yang dijadualkan berlangsung serentak Juni 2005 mendatang. Keputusan untuk menunda pilkada tersebut, tertuang dalam surat Nomor 0111.a/KPU-NTT/2005 yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri dan KPU Pusat, Gubernur NTT, Ketua DPRD NTT dan KPUD se-NTT.
Anggota KPU NTT, Johanis Depa yang dihubungi di Kupang, Kamis (7/4) mengatakan, hasil pleno KPU memutuskan menunda pelaksanaan pilkada, hingga peraturan yang ada tetap dan pasti. Peraturan-peraturan yang dimaksud adalah peraturan perundang-undangan mengenai pilkada oleh pemerintah, mengubah pasal-pasal dalam UU 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan PP 6 tahun 2005 tentang pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sesuai hasil uji materi (judicial review) Mahkamah Konstitusi (MK).
Sementara itu, KPUD Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat yang sedang mempersiapkan pilkada di dua daerah itu, sejak Kamis (7/4) menghentikan sementara semua proses tahapan pilkada. Informasi yang diperoleh dari kedua KPUD tersebut menyebutkan, seharusnya pilkada di dua daerah itu sudah sampai pada tahapan pengumuman, pendaftaran dan penerimaan calon. Tetapi, KPUD setempat memutuskan tidak melaksanakan tahapan tersebut sampai adanya kejelasan aturan dari KPU Pusat dan Mendagri. "Selain masalah perangkat humum, persoalan lain yang juga mengancam kelancaran pilkada yakni adanya keterbatasan dana dari pemerintah," katanya.
Dua daerah yang terancam tidak dapat menjalankan pilkada karena masalah dana yakni Flores Timur dan Manggarai barat," kata anggota KPUD NTT, Johanis Depa.
Ke-tujuh kabupaten yang akan melaksanakan pilkada langsung yakni Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai barat, Manggarai, Ngada, Flores Timur dan Timor Tengah Utara.
Jems de Fortuna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|