Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Timur

Pemerintah Timor Leste Belum Mampu Bayar Aset Indonesia
Minggu, 20 Maret 2005 | 01:34 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang: Pemerintah Timor Leste belum memiliki dana cukup untuk memberikan ganti rugi atas aset pemerintah Indonesia, BUMN dan swasta maupun aset WNI yang ditinggalkan di bekas provinsi ke-27 tersebut pasca jajak pendapat 1999. Namun pemerintah Indonesia akan terus berupaya agar seluruh aset dapat diganti apabila ekonomi negara bentukan PBB itu sudah normal.

Duta Besar RI untuk Timor Leste Ahmad Bey Sofwan yang dihubungi di Kupang, Sabtu (19/3) menegaskan, dengan terbentuknya Komisi Kebenaran dan Persahabatan maka diharapkan masalah penyelesaian aset Indonesia bisa dibahas. "Pemerintah Indonesia sudah berupaya. Tetapi Timor Leste kesulitan keuangan. Ekonomi negara itu belum stabil. Mereka mau dapatkan uang dari mana untuk mengganti aset Indonesia," kata Ahmad usai mendampingi Menteri Transportasi, Komunikasi dan Pekerjaan Umum Timor Leste Ovidio de Jesus Amaral, yang bertemu dengan Gubernur NTT Piet A Tallo.

Menurutnya, pemerintah Timor Leste belum memiliki aturan untuk masalah aset, sehingga untuk sementara, seluruh aset yang ditinggalkan masih dalam status quo. "WNI yang pernah menetap di Tim Tim sudah berulang kali mendesak pemerintah RI untuk memberikan ganti rugi terhadap seluruh aset mereka," tegasnya.

Total aset Indonesia yang berada di Timor Leste diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah yang tediri dari aset bergerak dan tidak bergerak. Aset tidak bergerak yang ditinggalkan seperti gedung pemerintah, jalan dan jembatan, tanah dan infrastruktur lainnya. Sedangkan aset bergerak terdiri dari hewan dan kendaraan.

Jems de Fortuna

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mantan Danrem Wiradharma Dili Brigadir Jenderal (Brigjen) M. Noer Muis, terdakwa kasus pelanggaran HAM di Timor-Timur bersama Eurico Guterres (kanan) usai sidang kasus pelanggaran HAM di Timor Timur di Pengadilan HAM Ad Hoc Jakarta Pusat, 15 Januari 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K12A/096/2003; 20030219]. Suasana kota Dili setelah TNI keluar dari Dili, Timor Timur tahun 1999 [Tempo/ Karaniya; 29d/359/99; 2000/05/13]
M Noer Muis dan Eurico Guterres
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terjadi Penembakan di Depan Rumah Dinas Jampidsus
Komisi Kebenaran dan Persahabatan Dibentuk
Celah Timor dan Pulau Pasir Juga Rawan Sengketa
Mahkamah Konstitusi Tolak Permohonan Abilio Soares
DPRD NTT Minta Selidiki Aktivitas Negara Timor Raya
TNI Larang Pemakaian Atribut Militer di Perbatasan RI-Timor Leste
Komisi Persahabatan Terbentuk Bulan Ini
Pembunuhan Warga Indonesia di Timor Leste Murni Kriminal
Menlu RI Diminta Serius Tangani Kasus Pembunuhan Dua Pelajar di Dili
Penduduk Atambua Demo Pembunuhan Warga Indonesia di Timor Leste
> selengkapnya...


Referensi

PENGUNGSI DI NEGERI SENDIRI
Kepres RI No. 25 Thn.2003 Tentang Pendataan Penduduk Bekas Propinsi Timor Timur
UU Nomor 6 tahun 1999 tentang Pencabutan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1985 Tentang Referendum

Website

Wiranto


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk01 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data