Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

Beberapa Polisi NTB Diperiksa Karena Menjadi Beking Penebangan Liar
Kamis, 17 Maret 2005 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram: Seorang perwira menengah polisi berpangkat komisaris polisi dan tiga bintara polisi diperiksa anggota Profesi dan Pengamanan (Propam, dahulu Provost) Polda Nusa Tenggara Barat, dengan tuduhan menjadi beking terlibat penebangan liar (illegal logging)di Kabupaten Dompu.

Salah satu anggota polisi yang diperiksa bernama
Bardono, yang sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Polres
Dompu, selama enam bulan. Dia dicopot dari jabatannya
akibat dugaan terlibat kasus ini.

"Kini semuanya tengah diperiksa anggota Propam," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Basri, di Mataram, Kamis (17/3) siang.

Data di Polda NTB menyebutkan, awal bulan Februari
lalu, Polres Dompu berhasil mengamankan sekitar 24
meter kubik kayu gelap atau sekitar empat truk berikut
dua pelakunya. Kayu tersebut disita polisi saat digelar razia di Kecamatan Pekat, Calabai Dompu.

Rupanya dalam proses penyidikan, kasusnya jalan di
tempat. Belakangan diketahui, ada kolusi antara polisi dengan tersangka pelakunya. Untungnya kasus ini tercium Kepala Polda NTB Brigadir Jenderal M Tosin.

Akhirnya, pekan lalu Wakil kepala Polres Dompu Brdono, dicopot. Yang bersangkutan ditarik ke Polda NTB sebagai perwira staf dan kemudian diperiksa anggota Propam.
Sedangkan tiga bintara polisi diperiksa Polres Dompu.

Menurut Basri tindakan terhadap perwira dan bintara
polisi ini langsung atas perintah Kepala Polda NTB
Brigadir Jenderal M Tosin.

Sementara itu, selama tiga bulan terakhir pada 2005,
Polda NTB telah berhasil mengungkap 18 kasus illegal logging. Kasus tertinggi terjadi di Polres Dompu dengan tujuh kasus, lalu empat kasus terjadi di Kabupaten Sumbawa, tiga kasus di Kabupaten Lombok Timur, dua kasus ditangani Polda NTB dan kabupaten Lombok Barat dan Bima masing-masing satu kasus.

Dari kasus itu, polisi berhasil menyita sedikitnya 300
meter kubik dari berbagai jenis kayu. Rata-rata sekitar 50 ribu kubik kayu jadi korban penebangan liar per tahun.

Sujatmiko

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Kayu gelondongan selundupan eks MV. Kum Jin Gang yang ada di Basis TNI-AL, Surabaya, Jawa Timur. [Citrawijaya Lim; 20040331].
Kayu Gelondongan

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dinas Kehutanan Kalteng Ancam Pengusaha HPH
Tersangka Kasus Illegal Logging Papua Bertambah
Dua Oknum Dinas Perhutanan Jadi Tersangka Penebangan Liar
Ijin Sejumlah Pengusaha Pemegang HPH Dicabut
Menhut: Seorang Cukong Besar Ditangkap
Operasi Terpadu Memburu Pelaku Illegal Logging Segera Dimulai
Satu Polisi Hutan Mengawasi 12 Ribu Hektar Hutan
Inpres Illegal Logging Akan Segera Terbit
Departemen Kehutanan Kaji Ulang Jatah Produksi Tebangan
Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah di Tanggamus
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.30 Thn.2003 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
PP RI No. 53 Tahun 1999 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
PP RI No. 27 Tahun 1999 Tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup
> selengkapnya...

Website

Illegal Logging Response Center
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Kehutanan
Berita Bumi
Situs Forest Watch Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data