Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

Unjuk Rasa Anti Malaysia Berbuntut Sweeping
Selasa, 15 Maret 2005 | 17:54 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram: Demonstrasi anti Malaysia berubah menjadi sweeping warga Malaysia yang ada di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Para pendemo akhirnya menemukan satu warga Malaysia, yang ditahan akan dideportasi, di Kantor Imigrasi Mataram, Selasa (15/3) siang.

Sekitar 60 orang pendemo yang menamakan diri Elemen Masyarakat (EMA) NTB mendatangi kantor Imigrasi Mataram. Yang menarik, saat menggelar orasi, sekitar 100 orang calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sedang mengurus paspor, langsung ikut bergabung.

Setelah berorasi, para pengunjukrasa langsung memasuki gedung kantor Imigrasi Mataram. Mereka meminta bertemu dengan pimpinan kantor tersebut dan meminta pihak Imigrasi Mataram menghadirkan enam orang staf kantor Imigrasi Malaysia yang tengah berada di Mataram untuk menjalankan progarm satu atap dalam pemberangkatan TKI ke Malaysia. "Kita minta warga Malaysia itu menandatangani surat pernyataan, jangan mengambil sejengkal tanah Indonesia. Dan surat pernyataan itu kita kirimkan ke Perdana Menteri Malaysia," tegas Kaharudin, salah
seorang demonstran.

Namun permintaan itu ditolak Kepala Kantor Imigrasi Mataram Wiratsongko Oetaryo. Alasannya, enam orang pegawai Imigrasi Malaysia itu datang atas permintaan Pemerintah Indonesia, membantu lancarnya pembuatan paspor untuk TKI yang pulang kampung karena amnesti dari pemerintah Malaysia.

Penolakan ini membuat para demonstran marah. Mereka mengancam, akan mencari paksa warga Malaysia yang disembunyikan pihak kantor Imigrasi Mataram.

Akhirnya, pihak pimpinan Kantor Imigrasi Mataram menyetujui menyerahkan satu warga Malaysia. Belakangan diketahui, satu orang warga yang diserahkan ke para pendemo itu adalah seorang tahanan pihak kantor Imigrasi Mataram yang kini tengah dalam proses deportasi. Tahanan itu seorang perempuan bernama Farida Binti Rahmah, istri
mantan seorang TKI bernama Mariyadi, asal Kabupaten
Lombok Tengah. Farida ditangkap petugas Imigrasi
Mataram karena surat izin tinggalnya telah terlambat
17 hari.

Farida akhirnya menandatangani surat pernyataan yang
disodorkan para pendemo itu.

Sujatmiko

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].
Presiden Soeharto

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Malaysia Rekonstruksi Kasus Penembakan TKI
Libya Harapkan Kasus Ambalat Diselesaikan dengan Persaudaraan
PM Badawi: Malaysia Tidak Mempunyai Niat Perang
Deplu Lambat Tangani Penembakan TKI
Pemuda Barisan Nasional Malaysia Protes Jakarta
Posko Gayang Malaysia Dikerubuti Relawan
Rekonstruksi Penembakan Empat TKI Dilakukan Hari Ini
Masih Ada 10 Pulau Potensi Konflik
Shell akan Klarifikasi Minggu Ini
Relawan Ganyang Malaysia Dilatih Dasar-dasar Militer
> selengkapnya...


Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak
IMBANG?
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data