|
Nusa Tenggara
Seluruh Bemo di Mataram Mogok
Rabu, 02 Maret 2005 | 12:44 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Seluruh bemo kota di Mataram yang berjumlah sekitar 600 unit melakukan aksi mogok sejak pagi tadi. Mereka berhenti mengangkut penumpang, menuntut kenaikan tarif resmi dari pemerintah setelah kenaikan harga bahan baker minyak. Akibatnya, warga ibukota Nusa Tenggara Barat ini kesulitan memperoleh angkutan.
Aksi mogok dilakukan dengan memarkir bemo di lapangan umum Mataram, sebelah barat kantor wali kota, terminal Mandalika, dan sebagian lain memilih pulang.
Sebenarnya para pengemudi bemo telah menetapkan sendiri ongkos baru sebesar Rp 2.000 per penumpang sejak Selasa (1/3), bertepatan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak. Ongkos bemo sebelumnya Rp 1.200 per penumpang. Tindakan itu mereka ambil karena harga premium naik dari Rp 1.810 menjadi Rp 2.400 per liter.
Untuk mengatasi pemogokan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Heri Kusnandar mengundang lima orang wakil pengemudi bemo di kantornya. Pembahasan perubahan tarif dilakukan secara singkat dipandu Kepala Sub Dinas Angkutan Jinardi Sentot.
Menurut Maman, salah seorang wakil pengemudi, keputusannya ditetapkan tarif baru Rp 1.500 untuk penumpang umum dan Rp 1.000 untuk pelajar dan mahasiswa. “Surat keputusan Wali Kota Mataram segera dibuat,” katanya kepada rekan-rekan pengemudi yang berkumpul di lapangan umum Mataram. (Supriyantho Khafid)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|