Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

TKI yang Mendapat Amnesti Tuntut Ongkos Pulang
Senin, 22 November 2004 | 12:10 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram: Selama lebaran, sejumlah 196 orang TKI ilegal asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memperoleh pengampunan (amnesti) dari Pemerintah Malaysia telah tiba di Lombok.

Kepulangan mereka dianggap menyulitkan Dinas Tenaga Kerja NTB karena sebagai TKI ilegal yang mendapatkan amnesti sebenarnya memiliki ongkos untuk kembali ke tanah air. Mereka bahkan belanja oleh-oleh dalam tas-tas ukuran besar yang mereka bawa. Namun berdalih tidak punya uang, mereka marah-marah minta ongkos kepada petugas Dinas Tenaga Kerja NTB. Demikian diceritakan Kepala Dinas Tenaga Kerja NTB Sirojul Munir kepada Tempo, Senin (22/11).

Secara berturut-turut yang tiba di Mataram, Senin (15/11) sebanyak 26 orang. Kamis (18/11) malam sejumlah 160 orang dan terakhir Ahad (21/11) juga ada 10 orang. Kepala Dinas Tenaga Kerja NTB Sirojul Munir mengatakan kesulitannya membantu semua TKI yang pulang. "Dananya terbatas untuk memberikan ongkos ke kampungnya. Semestinya yang amnesti punya uang semua," ujar Sirojul melalui telepon selulernya.

Yang merepotkan Dinas Tenaga Kerja NTB utamanya kepulangan 160 orang yang semula menunpang kapal TNI AL dari Malaysia yang tiba di Surabaya Rabu (17/11) pukul 17.45 WIB. Setelah sebelumnya diberitahu posko pemulangan TKI di Surabaya, dikirimkan petugas ikut membantu menanganinya. Ternyata kemudian mereka minta tanggungan ongkos bus sebesar Rp.150 ribu per orang dari Surabaya. Tentu saja tidak bisa dipenuhi sepenuhnya. Akhirnya, menurut Kepala Sub Dinas Penempatan H Lalu Burhanudin, mereka menanggung Rp.100 ribu dan tambahan bantuan Rp.45 ribu ditanggung Dinas Tenaga Kerja NTB. Mereka tiba di Mataram Kamis (18/11) malam.

Padahal, kenyataannya kepulangan mereka ke rumah masing-masing di Lombok ada yang naik taksi atau mobil carteran. "Kalau pengampunan itu kan punya uang. Tapi dari pada terjadi masalah dengan staf saya, ya diberikan juga bantuan," katanya. Untuk mereka yang pulang ke kampungnya di Lombok diberikan per orang Rp.25 ribu.

Untuk biaya bantuan ongkos ke rumah masing-masing di Lombok dana yang diperoleh sangat terbatas yaitu dari dana dekonsentrasi sebanyak Rp.10 juta dan dari APBD sebesar Rp.25 juta.

Hingga Senin (22/11) pagi, jumlah TKI ilegal yang tercatat pulang sejak awal Januari 2004 mencapai 3.409 orang. Data tersebut berasal dari mereka yang datang minta ongkos pulang kampung dan kordinasi posko pemulangan TKI di Surabaya.

Supriyantho Khafid - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malaysia dan Indonesia Tunda Penandatangan Kesepakatan Soal TKI
Ketua Pengurus Port Klang: TKI Tidak Bisa Diatur
Ratusan TKI Terkatung-Katung di Port Klang, Malaysia
Belasan Ribu TKI Masuk Propinsi Kepri
TKI Ilegal Asal NTB Masih 200 Ribuan Lagi
Kepulangan TKI ilegal, Masih Jauh dari Target
Orang Tua Herlina Berdemonstrasi
Eksodus TKI Akan Terjadi Januari 2005
Pemerintah Latih TKI yang Ingin Kembali ke Malaysia
Hanya 16 Persen TKI yang Memanfaatkan SPLP
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data