|
Nusa Tenggara Timur
Gempa Susulan di Alor Tewaskan Dua Warga
Rabu, 17 November 2004 | 12:49 WIB
TEMPO Interaktif, Alor: Gempa susulan yang terjadi di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (17/11) pagi kembali menelan korban jiwa. Dua warga ditemukan tewas tertimbun longsor sesaat setelah gempa terjadi pukul 06.30 Wita. Dengan demikian maka jumlah korban yang tewas menjadi 27 orang.
Kedua korban yang ditemukan tadi pagi yakni Yakomina Manimun, 3 tahun, warga Desa Lembur Kenyah kecamatan Alor Tengah Utara, dan Petrus Lauden, 30 tahun, warga Desa Kureman Kecamatan Alor Selatan.
Selain terjadi penambahan korban jiwa akibat gempa susulan, juga terjadi penambahan korban harta benda. Korban luka-luka tercatat 161 luka berat dan 143 luka ringan. Sedangkan bangunan yang rusak total mencapai 5007 unit, 4813 unit rusak berat, dan rusak ringan 5505 unit.
Gedung perkantoran yang rusak total bertambah menjadi 140 unit, rusak berat 150, dan rusak ringan 106. Rumah ibadah seperti masjid dan gereja rusak total 149, rusak berat 171, rusak tingan 72. Gedung sekolah rusak total 65, rusak berat 101, rusak ringan 76. Sampai dengan saat ini, proses distribusi bantuan ke sejumlah desa terpencil masih terhambat masalah transportasi.
Pemerintah setempat sementara mengerahkan tenaga-tenaga melalui hansip dibantu oleh anggota TNI/Polri untuk membantu mendistribusikan bantuan makanan, tenda, dan obat-obatan pada sedikitnya sembilan desa yang sulit dijangkau.
Menurut anggota satuan pelaksana penanggulangan bencana Kabupaten Alor, Gerson Imang, khusus desa-desa yang masih sulit dicapai, aparat desa dan warga secara sukarela mengambil bantuan di kantor-kantor kecamatan.
Jem's de Fortuna - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|