Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Timur

Kondisi Pengungsi Alor Masih Memprihatinkan
Selasa, 16 November 2004 | 11:16 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Sampai dengan Selasa (16/11) pagi, gempa teknonik di Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur masih terjadi. Guncangan terakhir terjadi pada jam 05.00 wita, menyebabkan ribuan warga berhamburan ketempat terbuka dan lapangan.

Bupati Alor Ans Takalapeta melalui telepon Selasa (16/11) pagi, menyatakan gempa susulan tersebut terjadi saat warga masih tertidur. Dalam tiga hari terakhir sejak Jumat, sudah terjadi 681 gempa susulan. Sembilan puluh enam kali diantaranya dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Sedang 585 gempa lainnya tidak terasa namun tercatat oleh alat seismografi Badan Meteorologi dan Geofisika.

Dikatakan bupati, kondisi para pengungsi saat ini terancam berbagai jenis penyakit menular seperti malaria, flu, infeksi saluran pernapasan atas dan diare. Korban gempa masih bertahan di tempat-tempat terbuka dan sebagian masih berlindung di lereng-lereng gunung karena sulitnya transportasi.

Apabila dalam jangka waktu 2-3 hari mendatang terjadi hujan maka akan menyulitkan masyarakat oleh karena warga masih dilarang untuk berlindung di dalam rumah.

Sejauh ini kebutuhan konsumsi warga masih didatangkan dari dapur umum dan posko yang dibangun oleh pemerintah. Masih ada 2 desa di kecamatan Alor Timur Laut yang sulit dijangkau oleh karena transportasi darat yang menghubungkan kedua desa tersebut putus total.

Tim medis dan relawan telah bertolak kedua desa tersebut untuk melakukan perawatan dan pendataan para korban dan kerugian yang diderita. Kemungkinan besar jumlah korban akan bertambah karena kondisi para korban kritis masih memprihatinkan.

Jems de Fortuna - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Empat Menteri Tinjau Lokasi Gempa Alor
Aktivitas Glodok Akan Normal Kembali Rabu
Polisi: Pelaku Peledakan Bom Poso Belum Ada
Korban Akibat Gempa di Alor Jadi 23 Orang
Gempa di Palu 5,3 Skala Richter Rabu Pagi
Gunung Soputan di Minahasa Meletus
Gempa Guncang Denpasar
Status Siaga, Pendakian Rinjani Ditutup
Gunung Rinjani Mengeluarkan Letupan
Gempa Bumi Mengguncang Mataram
> selengkapnya...


Website

Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Taksi Terbakar di Jalan MT Haryono
Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono
Selasar Sunaryo Gelar 'A Decade Of Dedication'
Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet
Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data