Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

Anggota Lan AL Mataram Tewas Tertembak Komandanya Sendiri
Kamis, 04 November 2004 | 13:33 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Kopral dua Ida Bagus Nyoman Widnyana,28 tahun, anggota Pangkalan TNI Angkatan Laut tewas di tangan komandan timnya, Sersan Mayor Yales, Selasa siang (2/11). Nyoman, meninggal saat tim kapal patroli menggelar operasi di kawasan Pulau Banta, perairan Selat Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat.

Peristiwanya terjadi begitu cepat, bermula ketika tim yang berjumlah empat orang dipimpin Yales tengah patroli mengitari perairan yang dikenal banyak orang mencari ikan dengan cara mengebom dan menebarkan racun potasium sianida. Saat berada di sekitar Pulau Banta, anggota tim
tengah siap memburu satu kapal nelayan yang dicurigai
mencari ikan dengan cara ilegal. Tim AL langsung menyergap dua anggota menenteng senjata, satu mengawasi dengan teropong jarak jauh dan lainnya mengawasi haluan kapal.

Namun, saat hendak menyergap muncul angin dan ombak
besar. Tapi cuaca buruk tak membuat tim menghentikan perburuan. Satu perahu yang hendak menebar potasium mau ditangkap. Tapi tiba-tiba, DOR! Suara senjata AK 47 yang dipegang Yales menyalak. Nyoman Widnyana yang posisinya
membelakangi komendannya berteriak kesakitan. Peluru nyasar ke perutnya, korban limbung dan roboh.

Menangkap nelayan gagal, kapal patroli langsung diarahkan balik menuju pelabuhan Sape, Bima. Widnyana kemudian dibawa ke RSU Dompu. Tapi nyawa Nyoman tak bisa diselamatkan.Mayat Nyoman Widnyana, telah dikirim ke keluarganya di Tabanan, Bali dan sempat disemayamkan di Mataram selama satu jam.

Serma Yales, kini diperiksa Polisi Militer AL, di Mataram. Menurut Komandan Lanal AL Mataram, Kolonel Edy Suryanto, kejadian itu murni kecelakaan dan tidak ada unsur lain. "Ini murni kecelakaan, karena lalai, tak ada unsur lainnya,"kata Kolonel Edy di kantor Lanal Mataram, Kamis (4/10) siang.

Menurut data di Lan AL Mataram, kasus pencurian ikan di sejumlah perairan di NTB meningkat. Patroli di Selat Alas, Selat Utan Ree, di Sumbawa dan di Selat Bima dan Sape, Kabupaten Bima terus digalakkan.Selama ini, di Selat Sape, Bima, NTB, tercatat empat kali kasus penembakan dalam dua tahun terakhir, dengan korban jiwa tiga orang nelayan, yang mencoba mencari ikan hingga di kawasan Pulau Komodo, NTT. Modus mencari ikan, dengan
cara pengeboman dan menebar potasium sianida.

Sujatmiko


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Ungkap Pencurian Spesialis Mobil Mewah
Penyelundupan Penyu Yang Dilindungi Digagalkan.
TNI AL Siapkan Lima Kapal Hadapi Lebaran
Sejumlah Warga Mendemo Exxon Mobil
Membom Ikan, 5 Ditangkap Polisi
Mataram Jadi Pusat Mutiara Internasional
Panglima TNI: Jangan Politisir TNI
Warga Ingin Sang Timur Direlokasi
Gula Ilegal 5.700 ton Diamankan Polda dan AL Riau
Terkait Buyat, Polri Akan Uji Sampel Biota Laut di Serang
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Spesifikasi F-16
Inpres RI No. 3 Tahun 2000 Tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Pertambangan Tanpa Izin
Keppres RI No. 80 Tahun 1999 Tentang Pedoman Umum Perencanaan dan Pengelolaan Kawasan Pengembangan Lahan Gambut di Kalteng
PP RI No. 53 Tahun 1999 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
> selengkapnya...

Website

PT Freeport Indonesia
Newmont Indonesia
Berita Bumi
Situs INFORM
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Mozaik Kisah Perjalanan Gaghana
Jazz, Enak dan Nyaman buat Ngebut
'Selamatkan Dunia, Kurangi Makan Daging'  
Berlabuh di Kahyangan, Mencicipi Wisata Sumbawa
Wayne Rooney Kecanduan PlayStation

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data