Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Gubernur NTB: Bupati Berlomba Beli Rumah di Jakarta
Selasa, 02 November 2004 | 11:26 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram: Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata menengarai banyak bupati dan walikota se-Indonesia yang berlomba-lomba membeli rumah di Jakarta. Mereka juga lebih banyak bergentayangan di Jakarta dari pada di daerahnya. ?Di NTB, kepergian mereka ke Jakarta juga tidak pernah memberitahu saya,? ujar Lalu Serinata ketika memberikan sambutan pada rapat kordinasi dengan bupati dan walikota se-NTB di Gedung Sangkareang, Selasa (2/11) pagi.

Serinata menyampaikan pernyataan itu dalam kaitan 9 Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar pejabat lebih banyak di daerahnya. ?Dari pada mondar-mandir atau istilah presiden, bergentayangan di Jakarta,? katanya. Dia mengatakan tidak mengharap penghormatan kepada dirinya berupa pemberitahuan oleh bupati dan wali kota yang berpergian ke luar daerah. ?Staf Bupati pun sering mengaku tidak tahu dimana atasannya berada,? katanya.

Dia berharap bupati dan wali kota melakukan penghematan biaya perjalanan kecuali pembiayaannya bukan dari APBD. Dirinya sendiri pernah menolak bepergian ke luar negeri walaupun tidak membebani APBD. ?Saya lebih senang bergentayangan di desa-desa,? ujarnya.

Dalam penjelasannya, Serinata juga meminta politikus di DPRD tidak melakukan aksi fitnah dalam menyampaikan aspirasinya. Ia melihat penyampaian itu cenderung sangat provokatif sehingga DPRD tidak ubahnya sebagai sarang politikus. ?Hendaknya dibatasi tidak usah jegal menjegal. Kenapa tidak bercermin sewaktu melaksanakan ibadah, menegur dengan kata Subhanallah,? ucapnya.

:Supriyantho Khafid?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jaksa Agung Kantongi Nama Pejabat Aceh Diduga Korupsi
Hakim-Hakim Khusus Tindak Pidana Korupsi Siap Bekerja
Kajari Malang Periksa Tiga Anggota Panitia Anggaran
Kejaksaan Bekasi Periksa 13 Bekas Anggota Dewan
Mantan Kadis Kesehatan Buru Ditangkap
Presiden Belum Beri Persetujuan Penyidikan Gubernur Sumatera Barat
Gubernur Sumatera Barat Jadi Tersangka Korupsi Rp 6,4 miliar.
Pejabat KPU Lain Diduga Juga Terlibat Korupsi Senilai Rp 263 Miliar
Pembobol Kas Pemkot Langsa Rp 34 miliar, Ditangkap di Jakarta
Korupsi Dana Pengadaan Sapi Potong, Terus Disidik
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Kejaksaan di Daerah Kurang Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data