Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Olah Raga

KONI NTB Kekurangan Dana PON XVI
Rabu, 12 Mei 2004 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) masih kekurangan dana pemberangkatan kontingen PON XVI ke Palembang, September 2004 nanti. Jumlah yang dibutuhkan mencapai Rp.5 miliar.

Kekurangannya sebanyak Rp2,5 miliar. Sebab, dana APBD NTB yang sudah tersedia untuk keperluan kontingen PON XVI NTB tersebut hanya Rp2,5 miliar. Karenanya, masyarakat akan dimintai sumbangannya selain para pengusaha. KONI NTB menyediakan KOTAK PEDULI ATLIT.

Ketua Harian KONI NTB Patekkai mengemukakan seusai acara resmi Gubernur NTB Lalu Serinata bertemu para pengusaha guna menggalang dana PON XVI NTB tersebut. ‘’Kami masih belum punya biaya ke Palembang,’’ kata Patekkai.

Sebab, dana yang tersedia Rp.2,5 miliar tersebut hanya cukup untuk penyelenggaraan pemusatan latihan yang sudah berlangsung selama 6 bulan sejak 12 Maret lalu.

Untuk mengikuti PON XVI di Palembang nanti, NTB menyiapkan 64 orang atlit dari 14 cabang olahraga. Andalan yang diharapkan meraih medali adalah atletik, kempo, boxer, voli pantai, tenis lapangan dan pencak silat. Lainnya yang diikuti adalah panjat tebing, tinju, karate, tenis meja, balap motor, dan senam.

Kepada para atlit yang berprestasi, KONI NTB menyiapkan anggaran insentif sekitar Rp.500 juta. Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB atau pemerintah kabupaten-kota se NTB diminta kesediaannya menerima mereka sebagai pegawai negeri sipil.

Pada PON XV di Surabaya yang lalu, NTB yang memperoleh empat emas, lima perak dan enam perunggu berada di peringkat 22 dari 28 provinsi.

Supriyantho Khafid – Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Agum Gumelar: Departemen Olahraga Perlu Dibentuk Lagi
Dua Pedayung Sulawesi Tenggara Tolak Masuk Pelatnas
MA Klarifikasi Dugaan Korupsi Abdul Kadir Mappong
Rusuh, Suporter PSIS Pulang dengan Pengawalan
Kerja Sama MMI Dibatalkan Jika Ada Penyimpangan
DKI Beri Penghargaan Pemenang Sea Games
Target Magnum Rp 127 Miliar dari Lotere Olahraga
Toney Robohkan Holyfield Di Ronde 9
Gelora Bung Karno Tetap Dikelola Sekretariat Negara
Sutiyoso Tolak Tagihan Rp 700 Juta
> selengkapnya...


Referensi

Kepres nomor 72 Tahun 2001 Tentang Komite Olahraga Nasional Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data