Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
18 April 2004

TEMPO Interaktif, Mataram:Separuh kantor Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Sumbawa Besar musnah dilalap api, Ahad (18/4) subuh, sekitar pukul 04.15 WITA. Akibatnya, seluruh ruang kerja Bupati Sumbawa dan beberapa ruang kepala bagian dan ruang sidang tinggal puing tembok saja.

Kerugian termasuk peralatan kerja diperkirakan mencapai Rp 5-10 miliar. Penyebab dan asal api belum diketahui karena penjaganya terlelap tidur. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena terjadinya arus pendek listrik.

Api yang melalap bangunan yang panjangnya sekitar 70 meter arah utara-selatan dan 50 meter arah barat-timur tersebut baru bisa dimatikan oleh mobil pemadam kebakaran sekitar pukul 08.00 WITA.

Menurut Bupati Sumbawa A. Latif Madjid melalui telepon, ruang sidang di lantas atas tersebut memang baru dan banyak sambungan kabel listriknya. Mengenai asal usulnya, ada yang mengatakan berasal dari ruang sidang yang terletak di bawah bagian timur ruang kerja bupati. "Tetapi ada yang mengatakan berasal dari lantai atas ruang sidang di depan," ucapnya. Waktu kejadian Latif dalam perjalanan di tengah laut penyeberangan di Selat Alas dari Mataram menuju Sumbawa.

Bagian bangunan kantor yang terbakar adalah mulai dari ruang kerja Bupati hingga sayap utara. Di sana komponen bangunan atap dan plafon adalah dari kayu dan tripek. "Parah sekali. Atap genteng habis tinggal tembok saja yang kelihatan," ujarnya.

Ruang-ruang kerja yang terbakar adalah ruang sidang di lantai bawah dan ruang sidang di lantai dua (yang lokasinya terpisah), ruang humas, ruang sekretaris daerah, ruang organisasi, ruang kesra, ruang pemerintahan, ruang perlengkapan.

Menurut Latif, sebagian dokumen dinas tidak ada yang bisa diambil. Sementara bagian keuangan dan kepegawaian yang terpisah di sayap selatan tidak ikut terbakar. Juga kantor Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) yang gedungnya di sebelah utara bisa diselamatkan. Siang harinya, Latif melakukan rapat untuk menyiapkan rencana ruang kerja darurat di Wisma Daerah.

Supriyantho Khafid - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pasar Cikampek Terbakar, Kerugian Sekitar Rp 12 Miliar
Warga Korban Kebakaran Masih Mengungsi
Puluhan Rumah di Kampung Baru Terbakar
Pasar Terbesar Bekasi Terbakar
Tangerang Siapkan Pasar Darurat di Jombang

 
Berita nusatenggara Lainnya

Golkar Unggul Sementara di Delapan Kabupaten di NTT
(Kamis, 22/04/2004 | 14:29 WIB)
Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
(Minggu, 18/04/2004 | 13:24 WIB)
Kota Mataram Diguncang Gempa
(Sabtu, 17/04/2004 | 11:12 WIB)
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
(Jum'at, 16/04/2004 | 16:02 WIB)
Batas RI dan Timor Leste Belum Disepakati
(Jum'at, 16/04/2004 | 15:35 WIB)
Korban Manggarai Praperadilankan Mantan Kapolres
(Rabu, 14/04/2004 | 16:07 WIB)
KPU NTB: Batas Akhir Pemilu Susulan, Besok
(Kamis, 08/04/2004 | 14:54 WIB)
27 TPS di Nusa Tenggara Timur Gelar Pemilu Susulan
(Selasa, 06/04/2004 | 15:25 WIB)
Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
(Senin, 05/04/2004 | 12:25 WIB)
Gula Kasar Ditahan di Pulau Lembar, Mataram
(Minggu, 04/04/2004 | 21:30 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data