Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
05 April 2004

TEMPO Interaktif, Kupang:Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bermasalah. Enam kelurahan di Kecamatan Oebobo tidak mendapatkan tinta. Sementara tiga Tempat Pemungutan suara (TPS) di Kelurahan Fontein, Kota Kupang terjadi pertukaran surat suara dengan surat suara dari Kecamatan Kelapalima.

Sebelumnya, sejumlah warga di Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa menemukan delapan kotak suara lengkap dengan seluruh logistik pemilu untuk dua TPS di Kelurahan Naikoten I. Diduga, delapan kotak suara itu sengaja disembunyikan pihak-pihak tertentu.

Juru bicara Komis Pemiluhan Umum (KPU) NTT Hans Ch. Louk yang dihubungi di Sekertariat KPU NTT Senin (5/4) mengatakan, TPS yang tidak mendapatkan tinta pemilu tetap menjalankan proses sesuai dengan jadwal, namun setelah mencoblos, Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) akan menarik kembali kartu pemilih, baru dikembalikan setelah waktu pencoblosan berakhir dan penghitungan surat suara dimulai.

Menurutnya, enam kelurahan yang tidak mendapatkan tinta pemilu tersebut disebabkan karena ada dua pengiriman tinta ke daerah pemilihan Kecamatan Maulafa.

Sementara pertukaran surat suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota tiga TPS yang ada di Kelurahan Fontein, terjadi karena kesalahan pengiriman saat penyortiran. Ketua KPU NTT Robinson Ratukore yang melakukan peninjauan di tiga TPS tersebut langsung memerintahkan untuk menghentikan pencoblosan sampai ada penggantian surat suara dari KPU Kota Kupang.

Secara terpisah, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) NTT Dominggus Osa mengatakan bahwa delapan kotak suara dan logistik pemilu yang ditemukan warga di Kelurahan Naikolan, sudah diamankan dan telah didistribusikan ke dua TPS di Kelurahan Naikoten I, Kota Kupang.

“Warga menemukan delapan kotak suara itu pada Minggu (4/4) malam pukul 12.00 Wita, namun sesaat kemudian, Panwaslu mengamankan logistik tersebut,“ kata Osa.

Jem's de Fortuna – Tempo News Room


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

PDIP Lakukan Politik Uang Terbuka
Jakarta Sepi Karena Pemilu
Belasan TPS di Padang Terancam Menunda Pemilu
Megawati Mencoblos Pukul 10.00 WIB Di Gondangdia
Basyir Tidak Ikut Pemilihan Umum

 
Berita nusatenggara Lainnya

Golkar Unggul Sementara di Delapan Kabupaten di NTT
(Kamis, 22/04/2004 | 14:29 WIB)
Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
(Minggu, 18/04/2004 | 13:24 WIB)
Kota Mataram Diguncang Gempa
(Sabtu, 17/04/2004 | 11:12 WIB)
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
(Jum'at, 16/04/2004 | 16:02 WIB)
Batas RI dan Timor Leste Belum Disepakati
(Jum'at, 16/04/2004 | 15:35 WIB)
Korban Manggarai Praperadilankan Mantan Kapolres
(Rabu, 14/04/2004 | 16:07 WIB)
KPU NTB: Batas Akhir Pemilu Susulan, Besok
(Kamis, 08/04/2004 | 14:54 WIB)
27 TPS di Nusa Tenggara Timur Gelar Pemilu Susulan
(Selasa, 06/04/2004 | 15:25 WIB)
Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
(Senin, 05/04/2004 | 12:25 WIB)
Gula Kasar Ditahan di Pulau Lembar, Mataram
(Minggu, 04/04/2004 | 21:30 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data