Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

POM Mataram Temukan Makanan Dicampur Formalin
01 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Mataram:Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (POM) Mataram menemukan sejumlah produk makanan dicampur bahan kimia, seperti formalin (pengamet jenasah), boraks (bahan untuk industri logam), dan rhodamin alias zat pewarna. Makanan olahan tersebut di antaranya mie basah, bakso, tahu, terasi hingga jajanan sekolah.

Balai POM Mataram telah mengamankan sedikitnya 300 kilogram mie basah, bakso, dan tiga jeriken formalin. Pihak Tim Pemeriksaan dan Penyidikan POM Mataram juga telah memintai keterangan sedikitnya tiga orang pengusaha yang mengeluarkan lima produk makanan olahan tersebut.

Tiga orang pengusaha itu semuanya menetap di Kota Mataram. Untuk mie basah, di antaranya berada di Kecamatan Ampenan Mataram. Kabarnya mie basah ini merupakan produk dari Jakarta dan kemudian mereka mendatangkan ke Mataram.

Menurut Kepala Balai POM Mataram, Dra Sri Utami Ekaningtyas, tiga pengusaha industri rumah tangga tersebut akan membuat surat pernyataan. Inti dari surat pernyataan itu mereka tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Jika mengulangi lagi, sesuai surat pernyataan, mereka akan terjerat UU Kesehatan, UU Makanan," tegas Ekaningtyas, di kantornya di Mataram, Senin (1/3) siang.

Tim Pemeriksaan dan Penyidikan Balai POM Mataram turun ke lapangan pada awal Februari lalu. Mereka mengambil sedikitnya 78 sampel dari lima produk bahan makanan dan makanan olahan itu. Ternyata dari hasil uji laboratorium ditemukan hampir semua produk tersebut dicampur bahan kimia berbahaya itu.

"Termasuk terasi dan jajanan anak sekolah yang dicampur bahan pewarna atau mie basah yang dicampur boraks," imbuh Sri.

Pencampuran itu, kata Sri, seperti misalnya mie basah, agar awet dan rasanya kenyal. Padahal, mestinya mie basah yang masuk kategori fresh food, tidak perlu harus dicampur karena habis sehari.

Data di Balai POM Mataram menyebutkan, rata-rata tiga perusahaan itu memproduksi sedikitnya 300 hingga 350 kilogram atau jika dihitung satu tahunnya mencapai satu ton lebih. Lima produk itu tersebar di Pulau Lombok, yaitu di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur.

Tahun 2003 pihak Balai POM Mataram juga pernah menemukan makanan olahan dan bahan makanan yang juga telah dicampur zat pewarna dan boraks--minus formalin--untuk bakso dan jajanan anak sekolah.

"Mungkin sekarang ada kemajuan untuk teknologi pengolahan makanan. Tapi caranya salah," tegas I Nyoman Sumariasa, Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan Balai POM Mataram.

Pihak Dinas Perindustrian NTB kabarnya telah mendapat tembusan dari Balai POM Mataram. Namun hingga kini belum ada tindakan, seperti mencabut izin usaha perusahaan tersebut.

Sujatmiko - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Ketua Aspembaya Diperiksa Polisi
BPOM Mataram Sita Daging Sapi Asal Amerika
Lima Puluh Persen Jajanan Anak Berbahaya
Sebagian Besar Iklan Obat dan Makanan Menyesatkan
Badan POM Temukan Bahan Berbahaya Kosmetik Impor Illegal

 
Berita nusatenggara Lainnya

Golkar Unggul Sementara di Delapan Kabupaten di NTT
(Kamis, 22/04/2004 | 14:29 WIB)
Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
(Minggu, 18/04/2004 | 13:24 WIB)
Kota Mataram Diguncang Gempa
(Sabtu, 17/04/2004 | 11:12 WIB)
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
(Jum'at, 16/04/2004 | 16:02 WIB)
Batas RI dan Timor Leste Belum Disepakati
(Jum'at, 16/04/2004 | 15:35 WIB)
Korban Manggarai Praperadilankan Mantan Kapolres
(Rabu, 14/04/2004 | 16:07 WIB)
KPU NTB: Batas Akhir Pemilu Susulan, Besok
(Kamis, 08/04/2004 | 14:54 WIB)
27 TPS di Nusa Tenggara Timur Gelar Pemilu Susulan
(Selasa, 06/04/2004 | 15:25 WIB)
Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
(Senin, 05/04/2004 | 12:25 WIB)
Gula Kasar Ditahan di Pulau Lembar, Mataram
(Minggu, 04/04/2004 | 21:30 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data