Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Timur

Tujuh Meninggal di Sikka Akibat Demam Berdarah
24 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Kupang:Demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang ratusan warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Sementara sekitar 78 penderita masih dalam perawatan intensif di rumah sakit dan puskesmas setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Sikka dr. Ignatius H. Keron, kepada wartawan di Maumere mengatakan dalam sebulan terakhir sudah empat orang meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya tewas pada Desember lalu.

"Kasus DBD akan terus menelan korban dalam beberapa pekan mendatang. Untuk itu, warga perlu melakukan langkah antisipatif dan pencegahan dengan cara memperhatikan sanitasi lingkungan," kata Ignatius.

Dengan bertambahnya korban tewas di Sikka, maka dalam tiga bulan terakhir, jumlah korban meninggal akibat demam berdarah di NTT mencapai 18 orang.

Sementara itu, sumber dari Rumah Sakit TC Hillers Maumere yang dihubungi Selasa (24/2) mengatakan persediaan darah di rumah sakit swasta terbesar di Sikka itu sudah habis. "Kami kesulitan mendapatkan kantong darah dan akan berakibat fatal bagi para penderita demam berdarah."

Menurutnya, persediaan kantong darah di RS TC Hillers sudah mulai berkurang sejak beberapa waktu lalu. Pihak rumah sakit sudah berupaya untuk mendapatkan stok darah dari PMI namun tidak berhasil mendapatkan karena lembaga itu sudah tidak aktif.

Menurut hasil pantauan di beberapa rumah sakit dan puskesmas di Kupang, jumlah pasien DBD dalam sepekan terakhir cenderung menurun. Namun, Direktur RSU Kupang dr. Hein Mooy yang dihubungi mengatakan kemungkinan DBD akan kembali menyerang warga pada akhir musim hujan tahun ini.

"Untuk sementara kasus DBD di Kupang sudah mulai menurun. Tetapi, bisa saja akan kembali mengganas saat akhir musim hujan tahun ini," katanya.

Jem's de Fortuna - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita nusatenggara Lainnya

Golkar Unggul Sementara di Delapan Kabupaten di NTT
(Kamis, 22/04/2004 | 14:29 WIB)
Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
(Minggu, 18/04/2004 | 13:24 WIB)
Kota Mataram Diguncang Gempa
(Sabtu, 17/04/2004 | 11:12 WIB)
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
(Jum'at, 16/04/2004 | 16:02 WIB)
Batas RI dan Timor Leste Belum Disepakati
(Jum'at, 16/04/2004 | 15:35 WIB)
Korban Manggarai Praperadilankan Mantan Kapolres
(Rabu, 14/04/2004 | 16:07 WIB)
KPU NTB: Batas Akhir Pemilu Susulan, Besok
(Kamis, 08/04/2004 | 14:54 WIB)
27 TPS di Nusa Tenggara Timur Gelar Pemilu Susulan
(Selasa, 06/04/2004 | 15:25 WIB)
Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
(Senin, 05/04/2004 | 12:25 WIB)
Gula Kasar Ditahan di Pulau Lembar, Mataram
(Minggu, 04/04/2004 | 21:30 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data