|
Nusa Tenggara Barat
Pasien AIDS RSU Mataram Meninggal
14 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Mataram:Seorang penderita AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), IGD (21), warga Karang Taruna, Mataram, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Mataram, Sabtu (14/2).
Sebelum meninggal dunia pukul 12.30 WITA, korban sempat dirawat di ruang isolasi selama tiga hari di rumah sakit tersebut.
Data di RSU Mataram menyebutkan, korban sempat dirawat di RSU Singaraja pada pertengahan Januari bulan
lalu, termasuk dirawat di beberapa tempat rumah sakit
lainnya. Ketika dirawat di RSU Mataram, pada Rabu
(11/2) lalu, korban dalam kondisi kritis dan sudah
melemah.
Direktur RSU Mataram, dr Soesbandoro SpOg,
membenarkan rumah sakitnya menerima pasien AIDS yang
meninggal dunia. Selama masuk di ruang isolasi, korban
diberlakukan khusus, mulai dari pakaian, alat suntik,
selimut, dan plastik tebal sebagai sandaran khusus agar
cairan di tubuh korban tidak sampai bocor.
Selain itu, pihak rumah sakit juga menginstruksikan
pada perawat dan dokter untuk memproteksi
tertularnya penyakit yang menyerang kekebalan tubuh
manusia itu. "Prosedur tetap perawatan terhadap pasien
AIDS tetap kita lakukan," tegasnya.
Catatan RSU Mataram menyebutkan, sudah dua kali ini
menangani pasien AIDS. Pertama, seorang pasien dari
Eropa tahun 1996. Setelah diidentifikasi positif
AIDS, pasien tersebut dideportasi ke negaranya. Dan
yang kedua kalinya, kini berasal dari Mataram hingga
meninggal dunia.
Sebelumnya data di Dinas Kesehatan Kota Mataram
menyebutkan, selama ini tercatat ada sekitar enam
hingga tujuh pasien AIDS di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Namun, identitas mereka hingga kini tidak pernah ditunjukkan.
Sujatmiko - Tempo News Room
|